Meteorit yang Ditemukan di Sawah Dilirik Pengusaha Dari Kalimantan

  • Bagikan
Bongkahan batu diduga meteor jatuh di Kecamatan Punggur beberapa waktu lalu. FOTO DOK. RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Meteorit yang jatuh di Dusun V Mulyodadi, Kampung Astomulyo, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, telah terjual Rp300 juta. Sedangkan meteorit yang jatuh di sawah Dusun VIII, Kampung Astomulyo, belakangan diketahui dibawa ke Kalimantan.

“Dibawa anak ke Kalimantan. Katanya mau dilihat manajer tempatnya bekerja,” kata Mbah Sukirno, orang yang menemukan batu tersebut.


Terkait apakah sudah ada penawaran, Sukirno mengaku belum tahu. “Belum ada kabar. Mudah-mudahan ada harganya,” ungkapnya.

Diketahui, bongkahan batu meteor yang jatuh di Kecamatan Punggur beberapa waktu lalu telah diteliti oleh beberapa mahasiswa dan dosen perguruan tinggi Institut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung.

Pecahan batu yang sempat menggegerkan masyarakat Lampung Tengah ini ternyata asli berdasarkan hasil penelitian. Para peneliti membenarkan bahwa bongkahan batu itu adalah pecahan batu meteorit yang jatuh ke bumi.

Baca Juga:   Tiga Saudara Kandung Itu Tewas Kecelakaan Setelah Menghadiri Pesta Pernikahan

Terdapat tiga titik ditemukannya batu meteorit di Lamteng. Salah satunya ialah Mbah Sukirno (70), warga Dusun VIII, Kampung Astomulyo, yang ditemukannya di persawahan miliknya pada 1 Januari 2021.

Setelah dilakukan penelitian, batu yang memiliki berat 1,75 kilogram itu ternyata mengandung besi (Fe) magnesium (Mg), dan silka yang relatif tinggi. Kemudian terdapat beberapa logam berat yang mudah larut dalam air dan bersifat racun pada tubuh seperti Zn, Cr, Ni, dan lain-lain. (sya/sur)




  • Bagikan