MIL Dapat Deteksi Kerusakan Pada Sepeda Motor

  • Bagikan
Siswa SMK melakukan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMK mitra binaan AHM yang menjadi tempat uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi setara Technical Training Level (TTL) 1. SUMBER FOTO: TDM HONDA LAMPUNG

RADARLAMPUNG.CO.ID – Saat ini semua sepeda motor Honda telah menggunakan sistem PGM-FI, di mana salah satu kelebihan dari sistem ini dapat mendiagnosa permasalahan yang terjadi pada sepeda motor. Hasil diagnosa ini akan disampaikan melalui malfunction indicator lamp (MIL) yang terletak pada bagian speedometer Honda.

Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno mengatakan, MIL merupakan teknologi terpadu dari PGM-FI untuk mempermudah konsumen maupun teknisi dalam mendiagnosa masalah pada sepeda motor Honda. Sehingga perbaikan yang dilakukan lebih efektif.


“Kehadiran MIL pada sepeda motor Honda bukan merupakan sesuatu yang baru. Kemudahan dalam mendeteksi permasalahan sepeda motor Honda pun dapat diketahui oleh konsumen secara mudah. Namun kami tetap sarankan agar konsumen dapat menuju AHASS terdekat agar sepeda motor kesayangannya dapat ditangani dengan tepat oleh teknisi AHASS,” ujar Endro, Minggu (11/4).

Baca Juga:   Hadirkan BRILIANPRENEUR 2021, BRI Majukan UMKM Indonesia ke Kancah Dunia

Dijelaskannya, pada kondisi normal, ketika kunci kontak dalam posisi ON maka MIL akan menyala sekitar 2 detik kemudian mati kembali dan motor siap dinyalakan. Selama kegagalan pada sistem PGM-FI belum diperbaiki, maka MIL akan terus berkedip. Jumlah kedipan pada MIL memiliki arti tersendiri untuk mengetahui permasalahan yang terjadi pada sistem PGM-FI.

“Kedipan MIL ini pun terdapat dua jenis, yaitu kedipan cepat yang berlangsung selama 0,3 detik, dan kedipan panjang yang berlangsung selama 1,3 detik. Dalam mendeteksi kedipan MIL, untuk satu kedipan panjang akan dihitung sama seperti 10 kedipan cepat. Lalu untuk satu kedipan cepat akan dihitung 1,” terangnya.

Ia menerangkan, indikator permasalahan motor berdasarkan kedipan motor, diantaranya jika 1 kedipan, menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor atau Manifold absolute pressure (MAP) yang mendeteksi tingkat kevakuman pada intake manifold.

Baca Juga:   Kinerja Solid, BRI Raih Dua Penghargaan Bisnis Indonesia Top BUMN Award

Jika 8 kedipan menunjukkan potensi gangguan pada area sistem sensor throttle position (TP), bila dibiarkan maka mesin akan mudah mati dan akselerasi pun tidak maksimal. Lalu, 12 Kedipan menunjukkan potensi gangguan pada area sistem injector sehingga sepeda motor tidak bisa dinyalakan.

“Misalakan, apabila MIL pada Honda Scoopy berkedip panjang dalam satu kali kemudian dilanjutkan dengan dua kedipan cepat maka akan dihitung sebagai 12 kedipan. Lalu dapat diindikasikan bahwa sepeda motor tersebut mengalami potensi gangguan pada sistem injector,” pungkasnya. (rur/rls/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan