Minta Data Peserta JKN KIS yang Dinonaktifkan, Dinsos Pesawaran Surati Kemensos RI

  • Bagikan
Kadis, Sekretaris, Hingga Kabid di Lamteng Wajib Uji Kompetensi, Siapa Saja ?
ILUSTRASI/FOTO NAWASIS.ORG

RADARLAMPUNG.CO.ID- Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran berkirim surat ke Kementerian Sosial RI guna meminta data secara rinci 37.823 jiwa peserta PBI JKN KIS dari APBN yang dinonaktifkan per Oktober lalu yang tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Kita sudah berkirim surat ke Kementerian Sosial agar warga yang dinonaktifkan PBI JKN KIS yang tidak masuk DTKS segera dikirim. Sehingga memudahkan kita nantinya untuk melacaknya,”ungkap Kepala Dinas Sosial Pesawaran, Razak, Minggu (5/12).



Dikatakan, data rinci yang nantinya dikirim dari Kemensos tersebut akan disinkronkan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Sehingga jika ada data ganda, NIK tidak valid, data warga yang meninggal dunia di angka 37.823 tersebut akan lebih mudah untuk ditelisik. “Kita sinkronkan dulu ke Disdukcapil, setelah valid kita akan minta BPJS untuk di reaktivasi kembali data warga yang BPJS mereka non aktif,”ucapnya.

Menurut mantan Kadiskominfo Pesawaran ini, tidak hanya reaktivasi kembali, namun data yang nantinya sudah valid akan dientri ke Sik NG melalui operator desa untuk diusulkan masuk DTKS “Kita akan upayakan secara maksimal perbaikan data tersebut. Karena ada nama dan NIK, namun tidak ada alamatnya. Hanya Capil yang bisa bukanya, sehingga diperlukan validasi dan verifikasi,”pungkasnya (ozi/wdi)






  • Bagikan