Mobil Isi 9 Orang Terbalik di Jalan Antasari, Satu Penumpang Luka Parah

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Satu unit mobil Mitsubishi Strada Triton bernomor polisi BE 9881 WD terbalik di Jalan P Antasari, Kecamatan, Kedamaian, Bandarlampung tepatnya di depan di Kantor Pos Antasari, Minggu, (1/7), sekitar pukul 04.30 WIB.

Tabrani Rizal (44) pedagang nasi uduk yang dekat dengan lokasi menceritakan, kecelakaan tunggal tersebut terjadi, saat mobil Mitsubishi hendak berputar balik di uturn Jalan Antasari yang berada di depan Bank Lampung.

“Mobil itu melaju dari arah Sukarame, kemudian ingin putar balik di depan Bank Lampung mau ke arah ke Sukarame lagi,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, saat ditemui di lokasi, Minggu (1/7).

Lanjut Rizal, kendaraan roda empat tersebut melaju kencang, sehingga mobil itu terbalik ke sebelah kanan, bahkan sempat terseret beberapa meter.”Pas sampai depan Kantor Pos ban mobil nyerempet median jalan, hingga terseret kurang lebih sampai 50 meter, pas depan warung saya terbalik,” terangnya.

Baca Juga:   Pro Kontra, Soal Surat Edaran Kades Terkait Penanganan Jenazah Pasien Covid-19

Masih kata dia, mobil terhenti dengan posisi keempat rodanya, sedangkan yang ada di dalam mobil ada beberapa orang.”Didalam mobil itu ada sembilan orang laki-laki, tapi satu orang mengalami luka parah, saat sudah dibawa ke rumah sakit Graha Husada dan mobilnya sudah dievakuasi pukul 6.30 wib di bantu dengan kepolisian,” paparnya.

Hal senada disampaikan Lili (20) saksi lainnya mengaku dirinya sempat kaget mendengar suara benturan cukup keras.”Pas dengar suara itu saya langsung keluar, saya lihat mobil sudah tebalik, didalam mobil ada sembilan orang, sekarang di rumah sakit Graha Husada, karena yang satu lagi lukanya parah,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung Kompol Souzarnanda Mega membenarkan, kecelakaan tunggal yang mengakibatkan mobil terbalik di Jalan Antasari.

Baca Juga:   Patut Dicontoh, Isi Ulang Tabung Oksigen Bayar Sukarela

“Ya benar, tapi saya cek kronologis, soalnya saya belum terima laporannya,” pungkasnya. (ndi/gus)




  • Bagikan