Momen Hari Guru, Eva Janji Akan Lancarkan Insentif dan Beri Biasiswa Guru

  • Bagikan
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana. Sumber Foto Bagian Protokol
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana. Sumber Foto Bagian Protokol

RADARLAMPUNG.CO.ID – Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana akan memberikan biasiswa S1 dan S2 kepada guru di Kota Bandarlampung secara bertahap untuk meningkatkan tingkat pendidikan di Kota Tapis Berseri.

“Kita berikan biasiswa secara bertahap. Ini akan kita berikan kepada guru-guru mudah-mudahan dengan pendidikan yang lebih baik tingkat pendididkan di Bandarlampung akan lebih baik jauh kedepan,” ujarnya, usai menjadi pembina upacar HUT ke-76 HGN di Baitul Jannah, Kamis (25/11).


Sementara, terkait insentif untuk guru, dirinya berjanji tidak akan terlambat kembali. Mengingat saat ini Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandarlampung perlahan mulai kembali meningkat.

“Kemarin mohon maaf lahir batin, kemarin bukan salah kita, karena keadaan. Keadaan masa pandemi ini yang merosotkan PAD kita. Mudah-mudahan dengan PAD kita saat ini sedikit demi sedikit sudah naik, dan kita juga harus menjaga,” terangnya.

Baca Juga:   12 Satpol PP Jaga Pembuatan Mural di Flyover Pahoman

Untuk itu, Eva berpesan untuk terus menjaga aturan, dengan tetap menjaga protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 agar Covid-19 tidak meningkat dan PAD semakin meningkat.

“InsyaAllah PAD naik, insyaAllah Bandarlampung sejahtera dan juga PNS bisa memberikan yang terbaik,” tutunya.

Menurut Eva, kesejahteraan guru, untuk saat ini menurutnya sudah luar biasa. Bukan hanya di Bandarlampung, namun dari pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota.

“Semua selalu memperhatikan kepada guru-guru yang benar-benar memberikan pendidikan kepada anak-anak kita, apalagi khususnya di Bandarlampung,” terangnya.

Disinggung terkait masih ada kepala sekolah yang belum definitif, ia memperkirakan Desember atau Januari akan didefinitifkan.

“Pemkot sangat peduli sama pendidikan apalagi tadi sudah bunda informasikan bahwa guru-gur yang belum S1,S2 kita akan berikan atau ajukan kedinas pendidikan, nanti kita lihat secara bertahap kita akomondir,” tuturnya. (pip/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan