Motor Guru Honorer TK Digasak, Satu Tersangka Berhasil Diamankan

  • Bagikan
ILUSTRASI INTERNET

Radarlampung.co.id – Teriakan maling membuat guru-guru TK Tunas Karya, Kampung Buyut Ilir, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah, berhamburan keluar, Sabtu (30/10) sekitar pukul 11.29 WIB.

Motor Honda BeAT BE 2456 IU milik korban Ema Yuliza (23) yang merupakan guru honorer ini dibawa pencuri ketika dirinya sedang mengajar.


Kapolsek Gunungsugih Iptu Wawan Budiarto menyatakan, ketika kejadian korban sedang mengajar murid TK. “Mendengar teriakan maling, korban keluar ruangan. Ternyata motornya dibawa kabur pencuri,” katanya.

Selanjutnya, kata Wawan, Ketua Yayasan TK Tunas Karya Herma Juwita menghubungi suaminya.

“Herma menghubungi suaminya karena pencuri lari ke arah jalan lintas Kampung Buyut Ilir. Suaminya menghubungi Polsek Gunungsugih. Warga yang mendengar teriakan maling juga ikut mengejar pelaku,” ujarnya.

Baca Juga:   Gegara Penghitungan Kerugian Tak Kunjung Selesai, Korban Puting Beliung Belum Juga Terima Bantuan

Atas kejadian tersebut, kata Wawan, satu pelaku atas nama Unus (20), warga Desa Nibung, Kecamatan Gunungpelindung, Lampung Timur, berhasil ditangkap setelah dihadang warga usai kejadian sekitar pukul 11.40 WIB.

“Pelaku diserahkan ke Polsek Gunungsugih berikut motor Honda BeAT milik pelaku. Modus pelaku merusak kunci setang motor korban. Motor korban dibawa pelaku lain yang kini masih kita cari dan kejar,” ungkapnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Wawan, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP. “Tersangka terancam hukuman 7 tahun penjara,” tegasnya. (sya/sur)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan