Mr Seven Eleven

  • Bagikan

Sebelum jabatannya dinaikkan Ghosn bikin perencanaan baru: “Program 180”. Yang harus tercapai dalam dua tahun. Intinya: penjualan mobilnya harus naik 1 juta. Margin labanya harus 8 persen. Hutangnya harus 0. Program 180 itu pun tercapai. Bahkan terlampai.

Hutangnya habis. Marjin labanya malah 11 persen. Menjadi perusahaan mobil yang paling menguntungkan di dunia. Ghosn menjadi pahlawan besar di Jepang. Ia mendapat julukan “Mr Fix It”. Nama Carlos Ghosn sampai jadi merk bento: Carlos Ghosn Bento. Makanan bento dalam box. Kesukaan para karyawan dan eksekutif. Yang waktu makan siangnya sempit. Jadi lambang pekerja keras.


Carlos Ghosn Bento jadi buah bibir. Carlos Ghosn juga mendapat gelar “Mr Seven Eleven”. Dikenal tidak pernah libur. Kerja tujuh hari seminggu. Dari pagi hingga tengah malam.
Penerbit komik Jepang menjadikannya super hero. Serial komik manga-nya sangat laris.

Baca Juga:   4 Korban Meninggal Laka JTTS Warga Tanggamus dan Mesuji

Buku-buku diterbitkan. Judulnya: Inside Nissan’s Historic Revival. Ada pula: How Carlos Ghosn Rescued Nissan. Dan banyak lagi. Gelar-gelar top ia terima. Mulai Man of the Year, the Best CEO, the Most Powerfull People, dan berbagai penghargaan dunia.

Nissan menjadi fenomena baru. Ghosn berkuasa penuh. Dua jabatan puncak berada di satu tangannya: CEO dan sekaligus Chairman Nissan. Bahkan Ghosn juga masih menjadi CEO di Renault.

Carlos Ghosn pun mencatat sejarah baru. Satu-satunya. Sampai hari ini: menjabat dua CEO dari dua perusahaan yang sama-sama masuk Fortune 500. Ghosn tidak hanya ‘Mr Seven Eleven’. Ia juga ‘Mr Flying’. Terbang terus: Amerika, Jepang, Paris, Rio, Beirut.
Rumahnya banyak: di Rio de Janeiro, Amsterdam, Beirut dan Paris.




  • Bagikan