Mudah Ditanam, Sebulan Omzet Tembus Rp 15 juta

  • Bagikan

Nama buah tin (Ficus carica) mungkin sudah banyak dikenal orang. Tapi kalau ditanya tentang rasa dan bentuk fisiknya sepertinya belum semua tahu. Padahal di Banyuwangi sendiri ada beberapa orang yang sudah membudidayakan bahkan memperdagangkannya.

Di Indonesia, pasar buah tin memiliki peminat tetap bahkan cukup bagus. Namun, petani buah tin belum begitu banyak. Peluang inilah yang kemudian ditangkap oleh Bayu Eko Purnomo (26), pemuda asal Lingkungan Solong, Kelurahan Klatak.

Pria  yang baru saja melepas masa lajangnya itu merasa tertarik dengan potensi bisnis dari buah tin. Dia pun kemudian memilih terjun menjadi pembudidaya buah tin dan meninggalkan pekerjaannya sebagai buruh di salah satu pabrik pengolahan udang.

Baca Juga:   Absen Rapat dengan Gubernur Lampung, Tiga Bupati Isolasi Mandiri

Saat ditemui Jawa Pos Radar Banyuwangi (grup radarlampung.co.id) di rumahnya yang ada di Lingkungan Solong, Bayu tengah bersantai sambil menikmati kopinya. Sudah setahun ini Bayu menceritakan jika dirinya beralih profesi menjadi pengusaha agrobisnis.




  • Bagikan