Muktamirin Terima LPJ Pengurus PBNU, Ini Respon Gus Yahya


Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya (dua dari kiri) didampingi Gus Ipul saat mengungkapkan kepada awak media terkait mencalonkan diri sebagai Ketua PBNU di Hotel Novotel Lampung, Selasa (21/12). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Pleno Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Ketum PBNU selesai digelar. Ketua Steering Committe (SC) M. Nuh menyebut pelaksanaan pleno berjalan sangat nyaman.

“Alhamdulilah semuanya bisa diselesaikan dengan baik termasuk soal tata tertib. Yang sebelumnya sempat ada perdebatan, tapi dapat diselesaikan. Apalagi ditambah yang pagi tadi LPJ, istilahnya dikampus nilainya Cumlaude. Tinggal semester berikutnya ini. Mudah-mudahan sampai selesai bagus,” ungkapnya.





Bahkan menurutnya, satu laporan sudah diterima dengan baik. Kemudian selanjutnya dilakukan pararel sidang komisi di beberapa tempat.

Mengutip dari bisnis.com, KH. Said Aqil Sirajd mengapresiasi seluruh muktamirin Muktamar NU ke-34 yang telah menerima dengan baik Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus PBNU hari ini. Said juga menjelaskan selama sidang pleno LPJ itu dilaksanakan di UIN Raden Intan Lampung, tidak ada satu pun PWNU, PCNU maupun PCINU yang protes atau menolak LPJ tersebut.

Baca Juga:   IDI: Nakes Ucapkan Terima Kasih Ke Airlangga Kendalikan Pandemi Covid-19

“Alhamdulilah LPJ kami sudah diterima dengan baik tadi oleh seluruh muktamirin yang hadir ya,” tuturnya di UIN Lampung, Kamis (23/12).

Terpisah, Calon Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menyatakan LPJ telah diterima. Dirinya juga menyatakan tidak sedikit muktamirin yang menyampaikan catatan terkait LPJ tersebut.

“Sudah disampaikan oleh ketua Umum soal LPJ nya, ada banyak hal menarik, ada prestasi disampaikan dan ketika dipersilahkan Muktamirin menyampaikan tanggapan semua yang menyampaikan tanggapan menyatakan menerima. Walaupun ada sejumlah penanggap, memberikan catatan juga. Di mana, catatan tersebut terkait hal-hal yang saya sudah pernah dengar saat berkeliling mendatangi PWNU PCNU. Karena dalam waktu 2-3 bulan, 447 PWNU dan PCNU saya sudah saya temui, mendengarkan pandangan dan keluhan mereka,” ungkap Gus Yahya.

Baca Juga:   Nasdem Diprediksi Gabung Koalisi Indonesia Bersatu

Catatan tersebut diantaranya mengenai perkuatan komunikasi struktural PBNU, PWNU, PCNU dan kebutuhan konsolidasi program struktural sehingga setiap elemen organisasi bisa bergerak bersinergi, terkonsolidasi dengan irama yang sama dan suara yang sama.

Meskipun melihat itu hanyalah eskpresi pengurus cabang saja, namun Muktamirin menyambut tawaran-tawaran yang telah mereka diskusikan sehingga muncul adanya dukungan pencalonan.

“Tapi banyak diantara mereka menyebutkan harapan pengurus baru, pemegang estafet selanjutnya. Saya lihat dinamika Muktamar semakin menuju ke arah yang lebih mengerucut,” ungkapnya. (rma/wdi)