Mulai Dibangun, Tol Listrik Pertama di Sumatera  

  • Bagikan
Manager Unit Pelaksana Proyek Jaringan Lampung dan Bengkulu (UPPJLB) Johar Wijaya bersama Wakil Bupati Pesawaran Eriawan melakukan peletakan batu pertama Gitet di Batanghari Ogan, Tegineneng, Kamis (18/7). FOTO KEMAS YOGI/RADARLAMPUNG.CO.ID
Manager Unit Pelaksana Proyek Jaringan Lampung dan Bengkulu (UPPJLB) Johar Wijaya bersama Wakil Bupati Pesawaran Eriawan melakukan peletakan batu pertama Gitet di Batanghari Ogan, Tegineneng, Kamis (18/7). FOTO KEMAS YOGI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id –  PT PLN (Persero) memulai pembangunan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (Gitet) atau dikenal dengan tol listrik yang akan menyambungkan Sumatera bagian Selatan ke Sumatera bagian Utara. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan di Desa Batanghari Ogan, Kecamatan Tegineneng, Kamis (18/7).

Manajer Unit Pelaksana Proyek Jaringan Lampung dan Bengkulu (UPPJLB) Johar Wijaya mengatakan, Gitet merupakan salah satu upaya pemerintah dan PLN untuk mencukupi pasokan listrik di wilayah Sumatera secara keseluruhan.

“Megaproyek ini rencananya beroperasi tahun 2020 mendatang. Dengan adanya tol listrik 275 KV, maka kehandalan listrik Sumatera akan semakin meningkat. Artinya, jika ada gangguan, dengan Gitet, tidak akan mengganggu stabilitas listrik di Lampung,” kata Johar usai peletakan batu pertama.

Baca Juga:   Hamdalah, 2.446 Pasien Covid-19 Lamtim Sembuh

Dijelaskan, jika telah beroperasi, maka Gitet 275 KV akan menjadi yang pertama di pulau Sumatera. “Dengan handalnya listrik, harapan kami bisa menarik investor untuk berinvestasi di Lampung,” ucapnya.

Sementara Wakil Bupati Pesawaran Eriawan menyatakan pemkab sangat mendukung pembangunan Gitet. Apalagi hal itu akan selaras dengan rencana menjadikan Kecamatan Tegineneng sebagai kawasan industri.

“Tentu sangat mendukung. Apalagi nanti bisa bermanfaat bagi pemerintah dan masyarakat,” tuturnya. (kms/ozi/ais)




  • Bagikan