Mulai Pendaftaran, Sekolah Bantu Siswa Daftar SNMPTN

  • Bagikan
Ilustrasi. (dok FUAD MUHAMMAD/Kaltim Post/Jawa Pos Group)

RADARLAMPUNG.CO.ID-Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dimulai Senin (15/2) pukul 15.00 WIB. Sekolah yang sebelumnya membantu memasukan data siswa terkait pemeringkatan pun akhirnya turut membantu siswa dalam pendaftaran SNMPTN.

Seperti yang diungkapkan Kepala SMAN 12 Bandarlampung, Mis Alia. Dirinya mengatakan sekolah tetap memberikan bantuan pada siswa dalam pengisian data saat pendaftaran. “Jadikan kalau pilihan kembali ke siswa, PPDS nya kami bantu. Kami takut ya, namanya anaknya. Kami ada tim sendiri khusus untuk pengisian data SNMPTN untuk mengurangi potensi kesalahan siswa,” terang Mis Alia Senin (15/2) melalui ponselnya.


Sementara hal serupa di jelaskan Wakil Humas SMAN 7 Bandarlampung, Haris Tri Okfianto. Menurutnya SMAN 7 Bandarlampung yang sudah bekerjasama dengan lembaga pendidikan, untuk membantu dalam pengisian data dan mengarahkan siswa agar bisa maksimal masuk ke PTN (Perguruan Tinggi Negeri).

Baca Juga:   SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kota Metro Kembali Juara 1 Provinsi

“Kita bekerjasama dengan lembaga pendidikan, Primagama. Untuk pendaftaran anak-anak akan di arahkan memilih sesuai dengan nilai yang ada. Anak-anak itu juga konsultasi dengan lembaga pendidikan itu, didampingi guru BK dan diarahkan (jurusan), meskipun ada yang kekeh juga. Kita juga sudah mewanti-wanti agar satu sekolah tidak saingan. Namun namanya anak-anak mereka punya pendapat dan pemikiran sendiri,” jelasnya.

Sementara untuk Sekolahnya, Haris mengatakan dari total siswa kelas 12 yaitu 388 siswa. Yang terdiri dari siswa IPA sebanyak 235 siswa dan IPS sebanyak 153 siswa, yang dapat berpartisipasi sebanyak 40% dari jumlah itu. “Karena kami akreditasi sekolah A, maka kami dapat kuota 40%. Dari 388 itu, yang diusulkan sebanyak 157 siswa, rinciannya IPA 94 siswa dan IPS 63 siswa. Tapi kalau terkait pendaftaran kita serahkan ke anak-anak sekarang kan mereka harus pnya akun sndiri jadi mereka yang mengatur kapan akan mendaftarkan,” tandasnya. (rma/wdi)




  • Bagikan