Musa : Di Lamteng Ada 5 sampai 6 Jembatan Perlu Dibangun

  • Bagikan

radarlampung.co.id. – Dusun III, Kampung Mujirahayu, Kecamatan Seputihagung, dan Kampung Candirejo, Kecamatan Waypengubuan, Lampung Tengah, dipisahkan dengan Way Pengubuan. Pembangunan jembatan oleh Pemkab Lamteng sangat diharapkan warga karena merupakan akses yang sangat penting.

Bupati Lamteng Musa Ahmad didampingi Camat Seputihagung Candra Sukma mengatakan jembatan penghubung sangat penting untuk akses warga agar tidak terisolasi dan dapat menunjang percepatan perekonomian bagi petani.


“Jembatan penghubung sangat penting. Adanya jembatan sangat menunjang percepatan perekonomian warga. Khususnya bagi petani untuk mengeluarkan hasil buminya,” katanya saat meninjau lokasi penyeberangan, Sabtu (6/3).

Musa menyatakan di Lamteng ada sekitar 5-6 jembatan yang perlu dibangun. “Di Lamteng hampir ada 5-6 jembatan yang perlu dibangun. Ini penting supaya masyarakat tidak sampai terisolasi dan menunjang pergerakan ekonomi. Pemkab Lamteng akan berupaya merealisasikannya,” ujarnya.

Baca Juga:   Motor Menyala untuk Penerangan, Pencuri Langsung Tarik Gas Kabur

Sedangkan Kakam Mujirahayu Subandi menyatakan warga mengharapkan pembangunan jembatan penghubung ini sudah sejak 1957. “Sudah cukup lama keinginan warga agar dibangun jembatan. Jembatan penghubung ini sangat dibutuhkan warga baik untuk transportasi kecil sebagai jalur lalu lintas siswa untuk sekolah dan pegawai untuk menuju tempat bekerja. Termasuk transportasi besar bagi petani untuk mendistribusikan hasil bumi ke perusahaan dan masyarakat,” katanya.

Subandi melanjutkan, jika Way Pengubuan besar warga tidak bisa menyeberang. “Selama ini kendala paling besar adalah banjir. Siswa maupun warga tidak dapat pergi sekolah dan bekerja. Apalagi warga selama ini memanfaatkan perahu dayung untuk menyeberang,” ungkapnya.

Sementara Babinsa Seputihagung Serda Supriyanto menyatakan hal sama. “Masyarakat sangat mengharapkan segera dibangun jembatan. Sudah sejak zaman Bapak Bupati Lamteng A. Pairin diusulkan. Zaman Bapak Bupati Mustafa dan Bapak Bupati Loekman Djoyosoemarto juga diusulkan. Namun, dalam musrenbang selalu tidak menjadi prioritas pembangunan. Mudah-mudahan pada masa Bupati Bapak Musa Ahmad ini bisa terealisasi,” katanya via telepon.

Baca Juga:   Rencana Dikaji, Lamteng Akan Dirikan BUMD Lagi

Supriyanto menyatakan jika tidak ada jembatan akses warga cukup jauh. “Muter jalannya. Cukup jauh. Kalau ada jembatan, sekitar 200-an meter sudah ketemu jalan lintas,” ungkapnya. (rls/sya)




  • Bagikan