Mustafa Ajukan JC Pada Kamis Pekan Ini

  • Bagikan
Terdakwa mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (18/1). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Direncanakan pada jadwal sidang saksi Kamis (28/1) pekan ini, Mustafa terdakwa gratifikasi proyek di Dinas PUPR Lampung Tengah, akan mengajukan upaya Justice Collaborator (JC) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Untuk upaya JC sudah kami siapkan. Rencana sidang kedua akan segera kita ajukan. Di saat jadwal pemanggilan saksi pada Kamis pekan depan,” kata kuasa hukum Mustafa: Ajo Supriyanto, Senin (25/1).

Tak lupa dia pun menegaskan bahwa kliennya itu akan kooperatif dalam menghadapi persidangan nanti. “Karena jelas dari awal persidangan bahwa klien kami ini sangat kooperatif,” katanya.

Baca Juga:   Makin Canggih, Pengaduan Kini Bisa Lewat Aplikasi Polisiku

Kita juga ada jadwal pemanggilan saksi-saksi nanti. Pihaknya pun akan berupaya untuk membantu JPU KPK dalam mengungkap kasus ini. “Ini merupakan prinsip dari klien kami,” kata dia.

Sementara itu, menanggapi JC yang akan diajukan kuasa hukum terdakwa Mustafa, JPU KPK Taufiq Ibnugroho tak mau berkomentar banyak. Dan menjelaskan bahwa itu merupakan hak terdakwa.

Baca Juga:   Viral Polisi Terlantar di Merak, Brigadir Agus Dijemput Pulang Polda Lampung

“Yang pastinya kita pada Kamis pekan ini akan menghadirkan saksi-saksi terlebih dahulu,” ujarnya.

“Baik itu terdakwa ingin mengajukan (JC) silahkan saja. Yang akan menilai JC-nya layak diterima atau tidak itu keputusan pimpinan,” tambahnya.

Ditanya berapa saksi yang akan dihadirkan dalam perkara sidang Kamis pekan depan, Taufiq -sapaan akrabnya- belum mau menjelaskannya secara rinci. “Yang pasti akan kami hadirkan dari pihak instansi terkait dahulu,” pungkasnya. (ang/sur)

Baca Juga:   Duh, Remaja Penghuni LPKA Kelas II Bandarlampung Ini Nekat Teguk Racun




  • Bagikan



Viral Polisi Terlantar di Merak, Brigadir Agus Dijemput Pulang Polda Lampung Diduga Bunuh Diri, Pemuda Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta Lampung Barat Diguncang Gempa Tektonik