Napi Tewas Gantung Diri Disel Sendirian, Baru Akan Bebas 2034

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Nara pidana kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang tewas gantung diri di kamar Blok D1 Lapas Kelas 1A Rajabasa Bandarlampung, Kamis (3/5) menjalani vonis selama 20 tahun penjara.

Napi tersebut dikabarkan adalah Kristian Budiantoro (27) divonis 20 tahun penjara sejak 2014 lalu. Napi tersebut sudah menjalani empat tahun masa hukumannya dan sedianya baru akan bebas pada 2034 mendatang.

Kepala Lapas Rajabasa Sujonggo mengatakan, bahwa Napi yang tewas itu memang menjalani hukuman selama 20 tahun. “Ya benar, dia menerima vonis 20 tahun. Dan dia memang berada di kamar sel tersendiri. Sendirian tidak dengan napi lainnya. Berada di Blok D1,” ungkapnya kepada radarlampung.co.id, Kamis (3/5).

Baca Juga:   Delapan Reklame Ditempel Stiker Tak Bayar Pajak dan Terancam Ditebang

Diterangkannya, Napi atas nama Kristian Budiantoro itu sudah menjalani hukuman hingga 2034 mendatang. “Rencananya dia akan menjalani hukumannya hingga 2034 mendatang,” terang Sujonggo.

Diberitakan, Napi yang tewas gantung diri dikabarkan adalah Kristian Budiantoro (27) yang divonis selama 20 tahun penjara. Dia terbukti melakukan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan Ustad Sufian Sauri di Suban, Waylaga Panjang hingga meninggal dunia pada 2014 lalu. (ang/gus)

 




  • Bagikan