Narasikan Pidato Presiden, Bupati Lamtim: Kita Harus Menerobos Ketidak Mungkinan 

  • Bagikan
Rapat Paripurna Istimewa DPRD Lamtim mendengarkam pidato Presiden secara virtual. Foto Dwi/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Timur menggelar rapat paripurna istimewa mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo, Senin (16/8).

Hadir dalam rapat paripurna itu, Ketua DPRD Ali Johan Arif beserta unsur pimpinan dan anggota. Kemudian, Bupati Lamtim M. Dawam Rahardjo, dan jajaran Forkopimda.


Melalui rapat paripurna tersebut, Ketua DPRD, Bupati, dan jajaran Forkopimda mendengarkan pidato kenegaraan presiden pada sidang Istimewa MPRRI secara virtual.

Usai rapat paripurna, Bupati Lamtim M. Dawam Rahardjo mengimbau masyarakat Lamtim untuk mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Menurutnya, dalam pidato kenegaraannya Presiden Joko Widodo antara lain menyatakan, pandemi Covid-19 telah memacu bangsa Indonesia untuk berubah. Mengembangkan cara-cara baru, meninggalkan kebiasaan lama yang tidak relevan, dan menerobos ketidak mungkinan.

Baca Juga:   Lulus Uji Kompetensi, 7 Peserta Lelang Jabatan Lamtim Akan Ikuti Tahap Wawancara

Itu termasuk untuk membangun normalitas baru dan melakukan hal-hal yang dianggap tabu selama ini. Seperti memakai masker, menjaga jarak, tidak bersalaman, dan tidak membuat keramaian. Itu adalah kebiasaan baru yang dulu dianggap tabu.

Bekerja dari rumah, belanja daring, pendidikan jarak jauh, serta rapat dan sidang secara daring, telah menjadi kebiasaan baru yang dulu dilakukan dengan ragu-ragu. “Saat ini Lamtim masih masuk zona merah penyebaran Covid-19, karenanya prokes harus dipatuhi,” pesan M. Dawam.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Lamtim Ali Johan Arif berharap, peringatan hari ulang tahun kemerdekaan RI ke-76 menjadi momentum bangsa Indonesia untuk bangkit dan terlepas dari pandemi Covid-19. (wid/sur)




  • Bagikan