Nekat Mudik, Kendaraan Bakal Disita dan Disuruh Putar Balik

  • Bagikan
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung Kombes Pol Donny Sabardi Halomoan saat memberikan pemaparan terkait mudik lebaran di Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung, Rabu (14/4). Foto M. Tegar Mujahid/ Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sesuai perintah dari pemerintah pusat yang melarang masyarakat untuk mudik, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Lampung akan melakukan penyekatan dan menganjurkan untuk para pemudik yang nekat untuk mudik.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung Kombes Pol Donny Sabardi Halomoan Damanik menjelaskan, operasi penyekatan itu nantinya akan tergabung dalam operasi ketupat. Yang dimana akan dilaksanakan pada tanggal 6 Mei sampai 31 Mei 2021.

“Tegas, larangan mudik ini memang untuk mencegah upaya penyebaran Covid-19. Kami akan tindak tegas kalau ada pemudik yang bandel. Kan sudah ada larangan. Kalau nekat kendaraan akan kami sita,” katanya, Rabu (14/4).

Selain itu kata dia, pihaknya pun akan menyuruh para pemudik itu untuk putar balik. “Sistemnya nanti mobilnya akan kita tahan. Untuk penumpangnya akan kita suruh naik mobil lain. Untuk itu jangan nekat-nekat pun sembunyi-sembunyi untuk mudik,” kata dia.

Baca Juga:   Wabup Pantau Posko Penyekatan di Rest Area Pugung

Tak hany itu saja, pihaknya juga sudah mempelajari berbagai modus yang dipakai para pemudik. “Ya itu berdasarkan pengalaman tahun lalu,” ucapnya.

Untuk itu lanjut dia, pihaknya juga telah mendirikan beberapa pos-pos penyekatan. Agar masyarakat tidak melakukan mudik. “Seperti di Pos penyekatan Simpang Perikanan di KM 235 KP Way Tuba, Way Kanan, Pos Penyekatan Lemong di Jalinbar Bandar Agung, Kecamatan Lemong, Lampung Barat, Pos penyekatan Sukau di Jalan Lintas Sukau Lampung Barat,” jelasnya.

Lalu ada lagi Pos Penyekatan Simpang Pematang di Desa Agung Batin, Mesuji, Pos Penyekatan Pelabuhan Panjang di Pos Pam Pelabuhan Panjang, Pos Penyekatan Pelabuhan Bakauheni di Seaport Bakauheni, Pos penyekatan Gerbang Tol Baksel di Gerbang Tol Bakauheni KM 4.

Baca Juga:   Gudang Pakaian Disantroni Maling, 117 Potong Pakaian Hilang

“Juga Pos penyekatan Bandar Bakau Jaya di tol gate pelabuhan Bandar Bakau Jaya, di Tol Gate Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, Lampung Selatan,” ungkap dia.

Dalam kegiatan penyekatan itu, nantinya akan diturunkan 792 personel. Yang terdiri dari 141 personel jajaran Polda Lampung. Pun 651 personel Polres jajaran. “Jadi selain dari beberapa titik ini, akan ada penambahan titiknya,” bebernya.

Tetapi, sebelum melakukan operasi ketupat itu pihaknya pun akan melaksanakan operasi-operasi lain. Seperti operasi keselamatan Krakatau 2021 diselenggarakan pada tanggal 12 sampai 25 April 2021.

“Dan kembali dilanjutkan lagi operasi kegiatan kepolisian yang ditingkatkan pada tanggal 26 April 2021 hingga 5 Mei 2021,” jelasnya.

Baca Juga:   Si Jago Merah Hanguskan Rumah, Walikota Janji Beri Bantuan

Menurutnya lagi, untuk operasi keselamatan ini bersifat preentif, preventif, persuasif dan humanis. “Artinya kami memberikan penyuluhan dan kegiatan sosial, dan lebih berkaitan kegiatan protokol kesehatan,” tegasnya.

Selama kegiatan operasi ini, pihaknya akan menyiagakan para petugas medis yang akan melakukan rapid tes di pos penyekatan. “Kalau positif akan diisolasi mandiri di wilayah itu. Karena memang libur panjang ini membuat peningkatan kasus Covid-19 meningkat tajam,” pungkasnya. (ang/wdi)





  • Bagikan