Ngeri, Satlantas Polres Pesawaran Bawa ”Korban Kecelakaan” dan Keranda

  • Bagikan
Kampanye keselamatan berlalu lintas dalam Operasi Keselamatan Krakatau yang dilaksanakan Satlantas Polres Peswaran di depan Islamic Center Ar Royyan Gedongtataan, Kamis (9/5). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID  
Kampanye keselamatan berlalu lintas dalam Operasi Keselamatan Krakatau yang dilaksanakan Satlantas Polres Peswaran di depan Islamic Center Ar Royyan Gedongtataan, Kamis (9/5). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID  

radarlampung.co.id – Ini cara Satlantas Polres Pesawaran memberi edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara. Yakni menampilkan ilustrasi korban-korban kecelakaan dalam kampanye keselamatan berlalu lintas di depan Islamic Center Ar Royyan Gedongtataan, Kamis (9/5).

Kasatlantas Polres Pesawaran AKP Ridho Rafika mengatakan, kampanye keselamatan berlalu lintas juga didukung Dinas Perhubungan, Satpol PP, club motor KNC dan motor KCPL serta warga.


”Masing-masing 10 orang dan tiga dari komunitas korban lakalantas,” kata Ridho mewakili Kapolres Pesawaran AKBP Popon AS.

Dalam kampanye tersebut, pihaknya memberikan sosialisasi tentang undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan. Ilustrasi korban kecelakaan ditampilkan. Kemudian ada keranda dengan tulisan Ayo Tertib Berlalu Lintas! Jangan Sampai Anda jadi Korban Kecelakaan!.

Baca Juga:   Perkara Benih Jagung, Mantan Pejabat Pemprov Lampung Dilimpahkan ke Kejari

Pengguna jalan juga diimbau untuk tertib berlalu lintas dan tidak kebut-kebutan di jalan. ”Kita juga membagikan pamflet dan stiker kepada pengguna jalan. Kemudian takjil kepada pengguna jalan yang melintas di Jalinbar,” urainya.

Lebih lanjut Ridho menambahkan, Operasi Keselamatan Krakatau bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat akan tugas-tugas kepolisian, khususnya satlantas. Dengan begitu masyarakat mengerti tentang UULLAJ dan tertib berlalu lintas serta tidak kebut-kebutan di jalan.

”Supaya tidak menjadi korban laka berikutnya. Kemudian menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan serta memberikan stigma positif kepada masyarakat terhadap polisi lalu lintas,” tegasnya. (ozi/ais)




  • Bagikan