Niat Beli Ayam, Pria Ini Ditipu oknum Penjual Online

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Nasib sial menimpah Herwanto (38), warga jl. Pagar Alam gg. Surya, Langkapura, Bandarlampung. Pasalnya, niat Herwanto untuk berbinis justru berakhir apes lantaran ditipu oleh oknum penjual ayam online.

Kepada Radarlampung.co.id, Herwanto mengatakan, hal itu bermula saat dia yang hendak membeli 200 ekor ayam ras. Rencananya, ayam-ayam tersebut akan dijual kembali untuk kebutuhan idul adha yang sudah dekat.

Herwanto yang tidak ingin repot, kemudian mencari penjual ayam di aplikasi facebook yang memang kerap digunakan sebagai platform jual-beli online oleh masyarakat. Di sana, dia kemudian bergabung dengan grup penjual ayam.

“Karena saya mau jual lagi ayam-ayam itu untuk idul adha. Terus saya gabung, ada grup di facebook. Memang di situ (grup, red) banyak yang cari ayam juga,” katanya, Sabtu (17/7).

Melalui aplikasi tersebut, Herwanto kemudian menemukan penjual ayam dengan akun bernama Wily Jaya Setya. Untuk mempermudah komunikasi, korban kemudian memberikan nomor ponselnya ke akun tersebut.

Baca Juga:   Bahas Covid, Pemkab Way Kanan Rapat dengan Pengusaha

“Nggak lama, saya terus dihubungi sama nomor dia (pelaku, red). Kemudian setelah saya pesan ayam lah intinya sama dia,” katanya.

Herwanto mengaku dihubungi oleh nomor 08125028xxxx. Keduanya kemudian berkomunikasi melalui pesan Whatsapp untuk menanyakan harga dan lain-lain. Mereka juga sepakat, korban akan membayar pesanan setelah ayam-ayam tersebut diantar.

“Setelah saya pesan itu, sekitar sehari atau dua hari setelahnya ayam kemudian diantar,” tambahnya.

Karena melihat ayam-ayam yang dipesannya tersebut sudah sampai di rumah, korban kemudian mengirimkan uang senilai Rp7 juta ke rekening yang diberikan pelaku. Saat itu, korban belum menaruh curiga sama sekali.

Namun, setelah ayam-ayam selesai diturunkan dan korban telah mengirimkan uang ke rekening pelaku, keanehan justru timbul. Pasalnya, si pengantar ayam mengaku belum mendapatkan bayaran dan menagih uang pembelian ayam-ayam tersebut.

“Ternyata, si pelaku ini pesan ayam lagi ke orang lain. Jadi ayam-ayam itu bukan milik pelaku. Si pengantar ayam ini bilang kalau dihubungi sama nomor pelaku untuk mengantarkan ayam-ayam itu ke saya,” katanya.

Baca Juga:   Satgas Covid-19 Provinsi Lampung Salurkan Bantuan Sembako

Herwanto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (13/7) sekitar pukul 15.00 wib. Herwanto yang kebingungan lantas berusaha menghubungi nomor pelaku kembali, namun saat itu nomor korban sudah diblokir oleh pelaku.

“Jadi setelah saya transfer uangnya, kemudian nomor pelaku langsung tidak bisa dihubungi lagi,” katanya.

Atas kejadian tersebut, Herwanto kemudian langsung melaporkan hal tersebut ke Polresta Bandarlampung. Laporan tersebut tertuang dalam surat SKK/1606/VII/2021/LPG/RESTA BALAM, tertanggal 15 Juli 2021.

Terkait hal ini, Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Resky Maulana mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban dan saat ini masih mengumpulkan alat bukti.

“Laporan tersebut sudah diterima dan untuk sementara ini kita masih meminta keterangan saksi-saksi terkait perkara tersebut,” singkatnya. (Ega/yud)




  • Bagikan