Tuba  

Nihil Kasus Hepatitis Akut, Pemkab Tuba Minta Masyarakat Tetap Jaga Pola Hidup Bersih dan Sehat


ILUSTRASI/SUMBER FOTO WWW.ASURANSI-JIWA.ORG

RADARLAMPUNG.CO.ID – Meski nihil kasus hepatitis akut, Pemkab Tulangbawang (Tuba) tetap meminta masyarakat untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Tulangbawang Fatoni mengatakan, meski masih nihil kasus masyarakat tetap diminta untuk menjaga gerakan pola hidup bersih dan sehat.





Beberapa di antaranya yakni mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, minum air dan makan-makanan bersih dan matang, membuang popok bayi sekali pakai, memakai masker dan menjaga jarak, serta menghindari kontak dengan orang yang sakit.

Meski begitu, Fatoni mengakui juga telah berjaga-jaga dengan kemungkinan terburuk dari serangan penyakit tersebut.

Bahkan, Dinas Kesehatan telah menginstruksikan kepada seluruh puskesmas untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak panik dengan munculnya kasus hepatitis akut di Indonesia.

Baca Juga:   Niat Cari Kayu, Warga Tuba Tewas Diterkam Buaya

“Alhamdulillah sampai saat ini masih nihil kasus. Masyarakat harus tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Kami sudah siapkan obat-obatan, antibiotik, dan vitamin apabila di rujuk ke rumah sakit. Dan semua rumah sakit di Tulangbawang sudah siap memberikan pelayanan,” kata Fatoni, Rabu (11/5).

Ia mengaku sejauh ini penyebab penyakit yang menyerang anak-anak itu belum dapat diketahui.

Untuk mendeteksi gejala awal anak terserang hepatitis akut sendiri terdapat beberapa tanda atau gejala seperti mual, muntah akut, diare akut, dan demam ringan.

Setelah itu, akan diikuti gejala lanjutan seperti air kecil berwarna pekat seperti teh dan air besar berwarna pucat, kuning pada bagian putih mata dan kulit, gangguan pembekuan darah, kejang, dan kesadaran menurun.

Baca Juga:   Bupati Winarti Antar Tuba Raih WTP Delapan Kali Berturut

“Jika muncul gejala awal, jangan menunggu gejala lanjutan langsung bawa pasien ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan,” tegasnya. (nal/sur)