Nyepi, 98 Polisi Diturunkan di Dua Kecamatan di Lamsel

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1940 diperingati oleh Umat Hindu pada 17 Maret hari ini. Pengamanan pelaksanaan Nyepi di Lampung juga dilakukan oleh pihak kepolisian bekerjasama dengan Pecalang dari Umat Hindu.

Kapolres Lampung Selatan AKBP M. Syarhan mengatakan, di Lamsel pengamanan Nyepi dipusatkan di dua kecamatan yakni Penengahan dan Sidomulyo. Sebab di dua kecamatan ini banyak mayoritas umat Hindu seperti di Balinuraga dan Waypanji.

“Untuk pengamanan di dua kecamatan yakni Penengahan dan Sidomulyo. Sebab di dua kecamatan itu yang mayoritas umat Hindu yang memperingati Nyepi Tahun Caka 1940 yang jatuh pada hari ini,” terangnya kepada radarlampung.co.id, Sabtu (17/3).

Baca Juga:   Lamteng Berduka, Asisten I Meninggal karena Covid-19

Dilanjutkan, Polres Lamsel juga menerjunkan 98 personil untuk pengamanan. Dibantu oleh pengamanan dari umat Hindu yang disebut Pecalang. “Kami mengerahkan 98 personil kepolisian dari jajaran polres dan Polsek. Saat rangkaian peringatan Nyepi dengan pawai ogoh-ogoh, Jumat (16/3), kami sudah koordinasi dengan Pecalang. Jadi melibatkan pengamanan dari umat Hindu juga,” terangnya.

Meski ada kecamatan yang mayoritas memperingati Hari Raya Nyepi, namun kata Kapolres tak ada penutupan tempat seperti di Bali saat berlangsung Nyepi.

“Tak ada penutupan tempat atau jalan selama Nyepi ini. Tetapi memang khusus di daerah yang mayoritas umat Hindu, sudah berlangsung peringatan Nyepi dan berlangsung kondusif,” tuturnya. (rlo/gus)




  • Bagikan