ODGJ Diduga Jadi Korban Rudapaksa

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) diduga menjadi korban aksi ruda paksa oleh dua orang tidak dikenal, pada tanggal 11 Juni 2021 dini hari, lalu.

Kejadian tersebut juga sempat terekam kemera pantau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) milik Polresta Bandarlampung.

Korbannya, yakni orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Peristiwa itu diketahui terjadi di tugu Durian, Sukadanaham, Tanjungakarang Barat, Bandarlampung, sekitar pukul 2.45 wib

Dalam rekaman kamera pantau, memperlihatkan, dua pria tidak dikenal bersama seorang wanita yang berada tepat di dalam area tugu Durian (di balik tanaman rimbu di sekitar tugu Durian).

Seorang pria dengan jaket hitam dan pria lain dengan jaket dan celana krem terlihat sedang memegangi wanita tersebut. Keduanya juga terlihat meruda paksa wanita dengan ODGJ tersebut secara bergantian.

Setelah puas melakukan aksinya, keduanya kemudian meninggalkan wanita berpakaian coklat muda tersebut di lokasi kejadian dan kabur.

Baca Juga:   Tok! Advokat David Sihombing dan Kliennya Divonis 2,5 Tahun Penjara

Seorang warga sekitar bernama Hamka (51), yang merupakan juru parkir minimarket di sekitar lokasi kejadian mengatakan, dirinya memang sempat melihat wanita dengan ODGJ tersebut di sekitar tempatnya bekerja.

Dia juga mengatakan, wanita tersebut sempat berinteraksi dengan warga sekitar meski bicaranya agak ngawur. “Memang sering kelihatan di sini. Tapi (gila, red) belum parah, karena masih bisa diajak ngobrol,” tambahnya, Jumat (25/6).

Selang dua hari setelah kejadian tersebut, sambung Hamka, mereka juga masih sempat melihat wanita itu di sekitar lokasi kejadian. Hamka juga baru mengetahui kejadiannya dari seorang saksi mata yang tidak ingin disebutkan namanya.

“Dia (saksi mata, red) yang lihat waktu ada kejadian itu. Karena kejadian itu sekitar jam 3 pagi. Tapi sekitar dua hari setelah kejadian itu, si korban ini masih sempat kelihatan mondar-mandir di sekitar sini,” tambahnya.

Baca Juga:   Supir Mobil Meninggal, Polisi Temui Jalan Buntu

Sementara itu, Lay, saksi mata yang tidak ingin disebut nama aslinya ini membenarkan hal tersebut. “Iya benar, kejadiannya sekitar jam 3 pagi. Kebetulan saya tinggal di sekitar sini,” katanya.

Meski tidak mengetahui pasti kronologi kejadian, dia mengatakan sempat melihat kejadian tersebut. Namun Lay tidak berani mendekat lantaran saat itu lokasi kejadian dalam keadaan sepi. “Saya lihat keduanya pergi ke arah Pasar Tamim,” tandasnya.

Terpisah, Kapolsek Tanjungkarang Barat, Kompol David melalui Kanit Reskrim, Iptu Suhaemi saat dikonfirmasi mengaku masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.

“Saat ini masih dalam penyelidikan. Kita juga masih mencari siapa korbannya. Nanti kalau sudah ada informasi lebih lanjut akan diinfokan kembali,” pungkasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan