Oknum Guru Ngaji Mengaku Khilaf, Tujuh Bocah Jadi Korban Pencabulan

  • Bagikan
Ekspose kasus pencabulan yang dilakukan oknum guru ngaji di Kecamatan Kotaagung, Tanggamus, Senin (1/11). Dalam kasus ini, ada tujuh bocah yang menjadi korban. FOTO RNN

RADARLAMPUNG.CO.ID – Menyesal. Itu yang diakui RH (35), oknum guru ngaji di Kecamatan Kotaagung yang ditangkap polisi lantaran diduga mencabuli tujuh anak didiknya.

Kepada wartawan saat konferensi pers di Mapolres Tanggamus, Senin (1/11), RH dengan terisak mengaku khilaf dan meminta maaaf kepada keluarga korban atas perbuatannya tersebut.


“Saya berharap, saya dimaafkan oleh mereka. Saya ingin bersilaturahmi dengan mereka. Kepada anak istri dan keluarga, tetangga, saya juga minta maaf,” kata RH lirih.

Lelaki itu tidak menampik bahwa ia mengiming-imingi para korban dengan hadiah Al Quran apabila dalam praktek berwudhu maupun tata cara bersuci dari hadas setelah buang air kecil, bisa dilakukan dengan baik.

Baca Juga:   SKB CASN Pemda di Lampung Dimulai, Ini Kata Kepala BKD Soal Peraturan Bagi Peserta

“Ada hadiah, jika praktek wudhu dan buang air kecilnya bagus. Baru ini saya lakukan, karena khilaf dan hanya kepada tujuh anak itu saja,” ujarnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora mengatakan, selain mengajar ngaji, RH juga menjadi tukang ojek.





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan