Oknum PNS Bantu Selingkuhan Bunuh Bibi

  • Bagikan
Barang bukti yang disita Tekab 308 Polres Lampung Barat dalam kasus pembunuhan Beti (45), warga Desa Sipatuhu, Kecamatan Bandingagung, OKU Selatan, Sumatera Selatan. FOTO NOPRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID
Barang bukti yang disita Tekab 308 Polres Lampung Barat dalam kasus pembunuhan Beti (45), warga Desa Sipatuhu, Kecamatan Bandingagung, OKU Selatan, Sumatera Selatan. FOTO NOPRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.coi.id – Badriansyah (35), oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat pembunuhan Beti (45), memiliki hubungan khusus dengan Gidion Meldina (31), yang merupakan otak kasus tersebut. Lelaki yang bekerja di salah satu kecamatan di OKU Selatan, Sumatera Selatan tersebut merupakan selingkungan Gidion.

Lelaki bertubuh gemuk ini mengaku membantu Gidion Meldina  untuk mencari orang yang bisa menghabisi Beti. Kemudian mereka bertemu dengan Asrul Mubarik dan OZ. Dengan iming-iming sejumlah uang, dua orang ini mau membunuh Beti.

”Saya membantu dia (Gidion Meldina, Red) untuk mencari orang yang mau membunuh korban. Janjinya Rp2 juta untuk Asrul dan Rp25 juta untuk OZ,” kata Badriansyah di Mapolres Lampung Barat, Jumat (1/3).

Baca Juga:   Delapan Reklame Ditempel Stiker Tak Bayar Pajak dan Terancam Ditebang

Badriansyah yang telah memiliki istri dan anak ini mengatakan, OZ bertugas mengeksekusi Beti. Sebelumnya, wanita yang berkeja sebagai bidan itu diberikan minuman yang telah dicampuri racun. Namun ia hanya kehilangan kesadaran. Beti tewas setelah dibekap dengan bantal.

”Duit untuk mereka (tersangka lain, Red) belum dikasih,” sebut lelaki yang sudah delapan tahun menjadi PNS ini. (nop/ais)

BACA JUGA

https://radarlampung.co.id/2019/03/01/keponakan-dalangi-pembunuhan-wanita-berambut-pirang/

https://radarlampung.co.id/2019/03/01/otak-pembunuhan-punya-hutang-rp200-juta/




  • Bagikan