Operasi Krakatau, Polres Pesawaran Turunkan 225 Personel

  • Bagikan
Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2019 di Mapolres Pesawaran, Senin (27/5). Dalam kegiatan ini, polres akan mendirikan delapan pos pengamanan. FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID
Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2019 di Mapolres Pesawaran, Senin (27/5). Dalam kegiatan ini, polres akan mendirikan delapan pos pengamanan. FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Polres Pesawaran menurunkan 225 personel dalam Operasi Ketupat Krakatau 2019. Kegiatan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran ini akan berlangsung selama 13 hari, mulai 29 Mei mendatang.

Kabagops Polres Pesawaran Kompol Agus Susanto mengatakan, dalam operasi tersebut akan didirikan delapan pos pengamanan (Pospam). Ada tim terpadu dari unsur TNI, pemkab dan pramuka serta Senkom yang bertugas.

”Pada setiap pos ada penambahan dari TNI, dibantu jajaran Pemkab Pesawaran,” kata Agus dalam Latihan Pra Operasi Ketupat Krakatau 2019, Senin (27/5).

Ditambahkan Kasatlantas Polres Pesawaran AKP Ridho Rafika, perkiraan puncak arus mudik terjadi mulai 31 Mei hingga 2 Juni 2019. Pihaknya akan terfokus pada dua jalur, yakni jalan lintas tengah Tegineneng dan jalan lintas barat Gedongtataan.

Baca Juga:   Wabup Pantau Posko Penyekatan di Rest Area Pugung

”Untuk Polres Pesawaran, pada hari sebelum Lebaran, kita terfokus pada arus mudik. Sementara pascalebaran, kita fokus dua titik. Yaitu jalur wisata di Kecamatan Telukpandan dan jalur arus balik,” kata Ridho.

Sementara Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro yang memimpin latihan pra operasi meminta seluruh personel menjalankan tugas pengamanan pada pos-pos yang disediakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

”Kepada para perwira pengendali, cek betul anggota pos pengamanan. Nanti juga kita akan lakukan cek secara berkala,” tegasnya. (ozi/ais)





  • Bagikan