Optimistis Kembali Swasembada Beras


RADARLAMPUNG.CO.ID – Prof. Dr. Ir. Irwan Sukri Banuwa, M.Si. optimistis Indonesia mampu untuk kembali swasembada beras dan menghentikan impor seperti apa yang diinginkan Presiden Joko Widodo.

Hal itu disampaikan pada acara Jaya Suprana Show dengan tema Peran Perguruan Tinggi Pertanian (FP Unila) Dalam Menghasilkan Inovasi di Bidang Pertanian, Selasa (19/4). Kegiatan yang berlangsung dalam jaringan ini diikuti puluhan peserta.





Diawali dengan pertanyaan Jaya Suprana terkait keluhan Presiden. Di mana, beras mampu swasembada. Namun masih melakukan impor. Langkah ini dilakukan dengan alasan untuk menstabilkan harga di Indonesia.

“Prof. Sukri, kita sangat mampu untuk swasembada beras pada zaman pak Soeharto. Apalagi sekarang memiliki kesempatan yang baik. Hanya saja masih terkotak-kotak dari hulu ke hilir. Pak presiden meminta memproduksi 1,5 ton menjadi enam ton. Lampung lebih dari enam ton. Permintaan itu sangat memungkinkan. Harga beras tidak mahal, bertahan tidak bergerak. Itu hanya kekhawatiran. Padahal pak menteri bilang, stoknya cukup, dan lampung bisa mencukupi surplus, itu juga daerah lainya,” kata Jaya Suprana.

Sementara Prof. Irwan Sukri Banuwa mengungkapkan, pihaknya sedang mengupayakan kejayaan kopi dan lada Lampung seperti puluhan tahun silam.

“Kini kami sedang mengupayakan kejayaan kopi lada di Provinsi Lampung. Lada saat ini banyak yang mati dan tidak berproduksi. Dari penelitian kami, penyebabnya penyakit busuk pangkal batang dan ini sedang kami atasi. Juga mengambil solusi lada sambung yang tahan pada penyakit busuk pangkal batang,” papar Dekan Fakultas Pertanian Unila ini. (mel/ais)