ORA SARU

  • Bagikan
Awak media menikmati sejumlah karya seni yang terpajang di galeri Ora Saru PKBI DIY, dalam agenda kunjungan jurnalis yang diinisiasi Rutgers WPF Indonesia, Minggu (29/9). FOTO ARI SURYANTO/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Seksualitas selalu menjadi perbincangan menarik di kalangan remaja. Karena masih dianggap tabu perbincangan ini cenderung dilakukan secara sembunyi-sembunyi.

Karena tabu isu seksualitas lebih sering digunakan sebagai bahan candaan daripada dibicarakan dengan serius dan ilmiah.

Dalam kunjungan ke kantor Persatuan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), rombongan jurnalis yang tengah mengikuti pelatihan yang diinisiasi Rutgers WPF Indonesia, Minggu (29/9), berkesempatan mengunjungi sebuah galeri yeng sejatinya mengedukasi mengenai pendidikan tentang seksualitas. Galeri itu bertema “Ora Saru”.

Kunjungan ke dalam galeri tersebut dibimbing langsung Direktur PKBI DIY Candrika P. Ratri. Ratri -sapaan akrabnya- lebih dulu menunjukkan narasi yang menjelaskan terkait makna pengambilan tema “Ora Saru”, yang dipaparkan oleh sang penulis, Ikhsan Aji Pamungkas.

Baca Juga:   Pengamat Apresiasi Keberpihakan Menko Airlangga Kepada Ekonomi Kerakyatan

Dipaparkan dalam narasi tersebut, pendidikan tentang seksualitas terkesan belum dianggap perlu di negeri ini, karena masih banyak yang berpandangan bahwa pendidikan seks itu tabu, hanya akan mengajarkan remaja untuk melakukan hubungan seks.




  • Bagikan