“Orang Polda Datang, Tidak Lama MM Dibawa Keluar Kantor”


Suasana kantor Inspektorat Kamis (10/10) siang. FOTO RIMA/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Salah satu staf Inspektorat Lampung dikabarkan terkena operasi tangkap tangan (OTT) atas dugaan suap oleh Polda Lampung. Namun saat dikonfirmasi, Inspektur dan Sekretarisnya hingga berita ini diturunkan masih belum mau berkomentar banyak.

Ya, Inspektur Lampung Hamartoni Ahadis yang dihubungi melalui sambungan teleponnya Kamis (10/10) awalnya tidak merespon, meski sambungan telepon menandakan nada panggilan masuk.





Namun beberapa saat kemudian Hamartoni angkat bicara. Mantan Pj Sekprov Lampung itu mengaku belum mengetahui secara detail. Kepada Radar Lampung dia mengaku akan mengecek terlebih dahulu terkait informasi tersebut.

“Saya konfirmasi dan cek dulu ya,” singkatnya melalui sambungan WhatsApp.

Lalu, saat radarlampung.co.id mencoba menghubungi Sekretaris Naipospos, yang bersangkutan bungkam.

Tak puas hanya dengan jawaban via WhatsApp, awak media ini menyambangi langsung Kantor Inspektorat Lampung. Tetapi baik Hamartoni maupun Naipospos tidak berada di tempat. Menurut informasi dari petugas yang berjaga, keduanya memang tak berada di kantor.

Sementara salah satu staff lainnya yang ditemui radarlapung.co.id saat ditanyai keberadaan MM (staff inspektorat yang dikabarkan diamankan Polda Lampung) menyebut MM keluar kantor bersama polisi untuk mengarah ke Polda Lampung.

“Iya tadi dia keluar diajak orang dari Polda, tapi saya nggak tahu juga ya. Cuma tadi pagi memang ada orang dari Polda dateng. Tidak lama, MM pergi keluar dengan orang tadi,” bebernya.

Sementara, Affan Erie Erya selaku Inspektur Pembantu Wilayah I pada Inspektorat Lampung saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui kabar tersebut.

“Kalau ada (OTT, red) itu saya kurang tahu. Karena posisi masih di luar kantor,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh radarlampung.co.id, Kamis (10/10).

Namun, atas adanya informasi ini ia akan melakukan kroscek ke lembaganya untuk mengetahui apakah benar salah satu stafnya terkena OTT. “Nanti ya saya cek terlebih dahulu,” singkatnya. (rma/abd/ang/sur)