Orang Tua Harus Peka Terhadap Perubahan Perilaku Anak

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Perkembangan teknologi merubah budaya komunikasi dan interaksi di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Salah satu perubahan teknologi yang sangat berbahaya adalah media addiction atau kecanduan media pada anak dan remaja. Media addiction dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan maupun mental seseorang.

Hestin Oktiani, salah satu dosen Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Lampung mengatakan, terdapat beberapa ciri jika anak-anak atau remaja sudah kecanduan gadget. Di antaranya, sering mengalami insomnia, selalu memeriksa telepon, dan selalu aktif di media sosial.

“Kemudian, tidak dapat fokus dalam jangka waktu lama, handphone tidak pernah lepas dari tangan, sering gelisah bila tidak menggunakan handphone di waktu yang lama. Bahkan ketika kita meminta dia untuk berhenti, dia akan merasa kesal, emosi, dan marah,” katanya saat memberikan materi parenting di SMP N 22 Bandarlampung, Selasa (29/10).

Baca Juga:   Data Ulang Penerima Bantuan Kuota Internet

Sedangkan dampak negatifnya terhadap mental dan kesehatan anak seperti gangguan mata dan gangguan tulang punggung.

“Ke gangguan mental, anak juga bisa anti sosial. Karena hanya main handphone saja,” imbuhnya.

Sehingga, dirinya pun mengajak para orangtua untuk lebih peka terhadap perubahan-perubahan perilaku anak-anak di rumah dan di lingkungan.

Salah satu orang tua murid Maya Santi juga mengatakan kekhawatirannya terhadap anak-anaknya. Ia pun merasakan jika perilaku anak-anaknya berubah ketika sudah mulai kecanduan gadget.

“Anak saya jadi males belajar, males nulis, dan jam tidurnya pun molor. Biasanya jam 9 sudah tdur, bisa jam 12 atau jam 2 baru tidur. Dan kegiatan ini sangat bermanfaat sekali ilmu yang didapat, dan tentunya akan saya sebarkan ke orang tua lainnya. Dan saya juga belajar, kita harus mengelus dan merangkul anak kita, jangan malah dikerasin,” pungkasnya. (rur/sur) 




  • Bagikan