Otoritas Pelabuhan Panjang : Kapal Isolasi Apung Siap Digunakan

  • Bagikan
Salah satu kapal isolasi apung Sumber Foto Gubernur Lampung Arinal Djunaidi/ist

RADARLAMPUNG.CO.ID- KM Lawit yang digunakan untuk isolasi pasien covid-19 sudah bisa digunakan. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas pelabuhan (KSOP) I Panjang, Hendri Ginting.

“Mulai sore ini sudah bisa digunakan. Alhamdulillah, berkat dukungan seluruh stakeholder terkait,” ungkap Hendri, Jumat (27/8).


Dia menambahkan peralatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung sebagai penunjang juga sudah tersedia. Begitupun obat-obatan. Termasuk personil sudah dibuatkan jadwal piket. “Semuanya sudah siap, kapal sudah bisa menerima pasien,” tambahnya.

Kapal yang berada di Dermaga C Pelabuhan IPC Panjang tersebut nantinya akan digunakan untuk pasien tanpa gejala.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto mengatakan saat ini KM. Lawit sudah berada di Provinsi Lampung dan bersandar di dermaga C pelabuhan Panjang dan siap digunakan sebagai tempat isolasi terpadu (isoter) pasien Covid-19 dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG) dan bergejala ringan dengan kapasitas sebanyak 437 tempat tidur.

Baca Juga:   Ini Penjelasan BKPSDM Tanggamus Terkait Jadwal Tes SKB CASN

Lawit merupakan salah satu armada kapal laut milik PT. Pelni yang dibuat pada tahun 1986 yang sehari – hari digunakan sebagai moda transportasi laut yang malayani pelayaran dengan rute Tanjung Pandan (Belitung), Pontianak, Semarang, Kumai, Karimun Jawa dan Jakarta, KM.

KM Lawit saat ini dialih fungsikan dari kapal penumpang menjadi kapal tempat isolasi terpusat (isoter)  dalam rangka mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Alih fungsi KM. Lawit menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk membangun tempat isolasi terpusat di beberapa Provinsi dengan mengerahkan segala potensi guna memfokuskan penanganan pasien Covid-19  dan mengantisipasi jika terjadi lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19.

Baca Juga:   bank bjb Raih Penghargaan The Most Resilient Regional Bank 2021

Yulianto, SKM., M. Kes, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Lampung menjelaskan persyaratan umum untuk dapat menggunakan fasilitas tersebut. Diantaranya sudah melakukan Rapid Antigen atau PCR dan dinyatakan Positif yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Puskesmas; dan pasien merupakan orang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). (rma/wdi)




  • Bagikan