Pajak Bertutur, Siapkan Generasi Muda Taat Pajak

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO FLAZZTAX.COM

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ditjen Pajak (DJP) Kementerian Keuangan kembali menggelar kegiatan Pajak Bertutur 2021 yang bertemakan “Generasi Muda Sadar Pajak Wujud Bela Negara”.

Dirjen Pajak Suryo Utomo mengatakan, program Pajak Bertutur menjadi program unggulan DJP untuk membangun kesadaran pajak dan meningkatkan kepatuhan pajak dalam jangka panjang. Menurutnya, pengenalan kesadaran pajak sejak dini sebagai upaya mempersiapkan generasi muda yang taat pajak di masa depan.


“Saat ini Indonesia diberikan berkah bonus demografi. Maka generasi muda perlu dipersiapkan menjadi generasi emas yang akan memajukan bangsa. Program ini mampu mewujudkan generasi emas Indonesia yang taat pajak,” ujarnya, Kamis (26/8).

Suryo menuturkan, program Pajak Bertutur merupakan bagian dari agenda inklusi perpajakan yang sudah dilakukan DJP sejak 2017 lalu. Dikatakannya, upaya menanamkan kesadaran pajak membutuhkan kerja sama banyak instansi negara dan komponen masyarakat. Oleh sebab itu, DJP terus memperluas kerja sama inklusi perpajakan.

Baca Juga:   Sinergi Terbentuk ! Simak Strategi BRI Pacu Ekosistem Ultra Mikro 

Terpisah, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Bengkulu dan Lampung beserta seluruh unit kerja di lingkungan Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung juga menggelar kegiatan Pajak Bertutur. Pajak Bertutur merupakan rangkaian kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan literasi kesadaran pajak kepada dunia pendidikan.

Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung Tri Bowo mengungkapkan, pajak bertutur diselenggarakan dengan bertujuan untuk menanamkan kesadaran pajak sejak dini serta menyiapkan generasi emas yang sadar
pajak, dengan tagline “Pajak bertutur 2021: Sehari Mengenal, Selamanya Bangga”.

“Pajak bertutur diselenggarakan secara virtual, dan dilaksanakan bersama dengan 11 perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama pembentukan Tax Center,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) di lingkungan Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung juga mengadakan Pajak Bertutur di wilayah kerja masing-masing dengan melibatkan siswa SMP dan SMA, dengan total 722 peserta.

Baca Juga:   BRI Optimis Rights Issue Terserap Optimal, Ini Alasannya

Dalam kegiatan tersebut juga, Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung memberikan penghargaan kepada 4 Perguruan Tinggi yaitu Politeknik Negeri Lampung, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Gentiaras, Universitas Lampung, dan Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas peran serta dan dukungan dalam pelaksanaan Inklusi Pajak tahun 2021-2022 dengan menerapkan dan memasukkan materi perpajakan pada Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Wajib Umum (MKWU).

“Melalui inklusi perpajakan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta kesadaran perpajakan mahasiswa melalui proses belajar-mengajar,” pungkasnya. (rur/rls/sur)




  • Bagikan