Pakar Itera dan ITB Kaji Risiko Kecelakaan di Jalan Tol

  • Bagikan

Sementara Fatin Saffanah yang juga kandidat doktor dari Itera itu memaparkan penelitian yang dilakukan terkait kecelakaan tabrak belakang. Kemudian kajian lapangan pada pengemudi di jalan tol.

Dia menyebutkan, kecelakaan di jalan tol tidak hanya timbul akibat kendaraan yang melaju kencang. Tetapi juga dapat disebabkan karena kendaraan melaju di bawah kecepatan.


“Beberapa tabrak belakang 90% dialami oleh kendaraan kecil yang kebanyakan menabrak truk yang berjalan pelan. Bayangkan saja, kendaraan Anda seperti melaju 100 km/jam, sedangkan didepannya ada tembok. Hal itu yang memicu kecelakaan,” kata Fatin.

Penelitian seperti yang dilakukan dirinya diharapkan nantinya dapat bermanfaat untuk strategi mitigasi, meminimalisir risiko dan meningkatkan kewaspadaan kecelakaan. Baik itu di Lampung maupun kota-kota lainya. (rls/mel/ais)




  • Bagikan