Pakcoy Hidroponik Diklaim Perkuat Imun Tubuh dapat Lindungi dari Covid-19

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pandemi Covid-19 membuat sebagian orang merubah pola konsumsi sayur. Hal ini menjadi perjuangan Inggrid Putri Surahman, Petani Sayur Ingreen Hidroponik pun terus mensosialisasikan Pakcoy Kaya Nutrisi untuk melindungi tubuh dari Bahaya Corona.

Sekitar pukul 07.00 wib, Jumat (4/12), Wartawan radarlampung.co.id mendatangi salah satu atap rumah di Jalan Teratai,  Perumahan Bataranila, Hajimena, Lampung Selatan. Terlihat ada tanaman sayur ditanam secara Hidroponik berada di atap rumah ukuran 4×7 meter.

Ya, Inggrid Putri Surahman, Owner Petani Sayuran Ingreen Hidroponik tampak sedang melakukan penanaman sayuran secara hidroponik dengan beberapa media tanam.

Tanaman itu diantaranya pakcoy, Kailan, Kangkung dan selada. Tiap meja berukuran 4×1,5 meter, dengan Masa tanam pakcoy 30-35 hari. Sementara kangkung 20 hari.

Baca Juga:   Pasar Jadi Sasaran Yustisi

Inggrid pun mengaku memang rutin setiap pagi melakukan pengecekan tanaman hidroponiknya dengan mengawalinya nanam benih, dilanjutkan mengecek nutrisi, pH air, cek kendala apakah ada kebocoran hingga membasmi hama.

Disampaikan Inggrid,  bahwa sayur sayuran terutama sayuran Pakcoy kaya akan Nutrisi. Sebab, dengan meningkatkan asupan nutrisi, akan memperkuat imun pada tubuh sehingga tidak mudah terserang berbagai virus, khususnya Corona.

Bahkan, UNICEF menghimbau masyarakat untuk memperbanyak konsumsi sayur dan buah. Selain itu, WHO menganjurkan konsumsi sayur dan buah 400 gram per hari per orang.

Asupan nutrisi diperoleh dari berbagai buah dan sayuran. Salah satunya sawi pakcoy yang memiliki banyak benefit untuk kesehatan.

Berbagai literasi, pakcoy atau sawi sendok memiliki banyak khasiat seperti meningkatkan kesehatan jantung, melancarkan pencernaan, memperkuat tulang, dan masih banyak lagi. Kini, sayur pakcoy mulai digemari masyarakat Lampung.

Baca Juga:   Ini Empat Titik Posko Vaksinasi Covid-19 di Mesuji

“Pakcoy ini merupakan sayur favorit yang banyak dicari konsumen, karena saya menanamnya tidak menggunakan pestisida, sehingga kaya akan Nutrisi, agar tubuh terhindar dari virus Corona,” katanya.

Pada masa pandemi ini, Inggrid mensosialisasikan melalui media sosial instagram dengan nama @Ingreen.Hidroponik, blog ingreen.id dan facebook.

“Saya tidak menjual secara langsung kepada konsumen. Karena masa pandemi ini kita harus mematuhi protokol kesehatan. Makanya saya menjualnya di media sosial,” ucapnya.

Inggrid optimis masyarakat Lampung akan semakin menyukai sayuran. Apalagi sudah banyak informasi bahwa sayuran utamanya pakcoy punya efek yang baik untuk kesehatan. “Sebelum pandemi Covid-19, pakcoy memang sudah diminati karena rasanya tidak pahit juga teksturnya renyah,” ucapnya. (gie/yud)



  • Bagikan