Pandemi Corona, Stok Kondom di Lambar Habis


RADARLAMPUNG.CO.ID – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Lampung Barat kehabisan stok alat kontrasepsi. Khususnya kondom.

Kabid KB Heli Puspitawati mewakili Plt. Kepala DP2KBP3A Lambar M. Henry Faisal mengungkapkan, alat kontrasepsi yang habis adalah kondom.





Kekosongan terjadi sejak pertengahan September. Pihaknya telah mengajukan penambahan ke Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melalui BKKBN Lampung sebanyak 40 gros. Namun hingga kini belum direalisasikan.

“Untuk alat kontrasepsi kondom ini laris manis. Salah satunya sejak pandemi virus Corona. Karena masyarakat mau ke bidan dan puskesmas ada yang merasa takut. Sehingga lebih memilih untuk menggunakan alat kontrasepsi kondom sebagai antisipasi (kehamilan),” kata Heli, Selasa (22/9).

Baca Juga:   Banjir Rob di Pulau Pasaran, Motor Mogok Hingga Anak Sekolah Digendong

Menurut dia, sebelumnya ada stok kondom sebanyak 40 gross atau 5.760 biji. Namun sudah habis pada awal September.

Untuk alat kontrasepsi lainnya sudah ada bantuan dari BKKBN Lampung. Seperti implan atau susuk KB sebanyak 400 set, pil KB 6.000 cycle, serta suntik KB 8.000 vial. (lus/ais)