Panik Akan Virus Corona, Alasan IRT Ini Bikin Status Hoaks di Facebook

  • Bagikan
Diamankan : Okti Even Rizki (28)Tersangka penyebar hoax terkait virus corona saat diamankan petugas Polda Lampung, Rabu (11/3). berikut barang bukti yang diamankan srenshoot postingan dan satu unit smartphone, Dari perbuatan tersangka penyebar hoax tersebut telah melanggar pasal 45A Ayat (2) Jo pasal 28 ayat (2)UUD Rl no 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman pidana penjara 6 tahun atau denda 1 milyar rupiah. Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Okti Even Rizki (28) warga Sinar Jaya, Desa Gunung Kasih, Kec. Pugung, Kab. Tanggamus, pelaku penyebar informasi hoaks terkait Virus Corona yang ditangkap oleh Tim Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung, menyesali perbuatannya.

“Ya, saya menyesali perbuatan apa yang sudah dilakukan,” ujar ibu rumah tangga (IRT) yang memiliki dua anak ini kepada sejumlah awak media, pada Rabu (11/3).

Okti –sapaan pelaku- menjelaskan, motivasi dirinya membuat status mengenai informasi hoaks Virus Corona tersebut didasari oleh kepanikan yang ia alami.

“Saya panik, karena waktu itu saya baru pulang dari BLK PJTKI untuk daftar menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW). Saat itu saya mengundurkan diri karena selama di BLK PJTKI itu tiga minggu, karena ada berita Virus Corona dan saya pulang,” jelasnya.

Baca Juga:   Dirut PLN Raih Penghargaan CEO Terbaik dari The Iconomics

Setelah dua hari berada di rumahnya, ia mendapat isu dari sepupu dan tetangga di daerah Tugu Sari, Kec. Pagelaran, Kab. Pringsewu, bahwa ada temannya baru pulang dari luar negeri positif terkena Virus Corona.

“Saya jawab kalau (info, red) itu hoaks. Cuma saya sangat ketakutan karena saya mau jadi TKW, yang saya posisi pikiran lagi stres karena ketakutan atas kekhilafan saya dan membikin status di Facebook.” tandasnya. (ang/)




  • Bagikan