Pantai di Bandarlampung Dibanjiri Sampah 

  • Bagikan
Pantai Kabarti Jalan Nelayan Kampung Baru II, Kelurahan Panjang Utara yang mengalami penumpukan sampah. Foto dibidik Minggu (1/9). FOTO APROHAN SAPUTRA/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sejumlah pantai di Kota Bandarlampung rupaya masih dibanjiri sampah-sampah, setidaknya ada dua titik pantai mengalami penumpukan sampah yang cukup memperihatinkan.

Kabid Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Badarlampung Ismet Saleh mengungkapkan, dua pantai itu yakni Pantai Kabarti Jalan Nelayan Kampung Baru II, Kelurahan Panjang Utara dan Pantai Sukaraja.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan upaya pengangkutan sampah dari kedua lokasi tersebut bersama komunitas-komunitas yang perduli dengan lingkungan.

“Tentu ini menjadi perhatian kita bersama. Bahkan seharusnya masyarakat sekitar juga berperan aktif dalam menjaga lingkungannya,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (2/9).

Terkait pengelolaan sampah untuk Pantai Sukaraja pihaknya tidak mengalami kendala, karena setiap hari pihaknya melakukan pengurangan sampah di pantai tersebut. Namun demikian, sampah-sampah kiriman terus berdatangan tiada henti.

Baca Juga:   Ratusan Warga Geruduk Gerai Vaksinasi Pizza Hut

“Hampir setiap hari kita angkut tapi kendalanya sampaihnya engga berhenti-henti datang dari mana-mana, bisa saja dari daerah lain, bisa juga sampah kebawa dari kapal-kapal yang ada dilaut,” terangnya.

Tak jauh berbeda dengan pengelolaan sampah di Pantai Kabarti. Pihaknya akan melakukan penyangkutan sampah yang telah menepi di pinggiran. “Kalau sudah di pinggir kita angkut, rutin malah UPT Panjang ngangkut sampah pantai,” ujarnya.

Terkait pengelolaan sampah pantai, menurut Ismet, pihak provinsi dan kementerian juga harus terlibat. Lantaran menurutnya tidak ada zona laut bagi sebagian daerah. “Kalau bicara zona Internasional terkait laut. Mana ada zona Bandarlampung, jadi seharusnya yang mengelola provinsi,” tandasnya.

Dirinya mengaku telah memberi instruksi kepada Kepala UPT dan RT untuk melakukan pemungutan sampah di pantai-pantai secara rutin. “Setelah dikumpulkan, kemudian akan diangkut ke TPA Bakung,” pungkasnya. (apr/sur)




  • Bagikan