Pantau Arus Balik di Bakauheni, Kapolri Terapkan Sistem Ini


RADARLAMPUNG.CO.ID – Kunjungan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan (Lamsel) menyebabkan penumpukan kendaraan dibeberapa titik, Sabtu (7/5/2022).

Informasi yang dihimpun radarlampung.co.id, sekitar pukul 12.00WIB, sudah mulai terjadi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Bakauheni. Saat itu, semua petugas gabungan sedang mempersiapkan kedatangan Kapolri dan Menhub.





Terlihat, penumpukan kendaraan terjadi dibeberapa kantong parkir dermaga pelabuhan bersamaan dengan kunjungan tersebut seperti di kantong parkir dermaga 1 dan 7.

Sementara, terdapat 4 titik lahan kantong parkir yang berada di dermaga 4 dan 6 dikosongkan atau tidak digunakan sementara untuk menampung pemudik. Kantong parkir yang dikosongkan itu digunakan sebagai landasan helikopter Kapolri dan Menhub.

Tampak, panjang antrean para pemudik khususnya yang menggunakan kendaraan roda empat sempat sudah hampir mencapai pintu gerbang tol terdekat dari pelabuhan Bakauheni.

Purbo, salah seorang pemudik mengatakan, perjalanannya selama di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tidak mengalami kendala. Sementara ketika tiba di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni dirinya terjebak antrean.

“Di tol sudah lancar, pada saat masuk ini kurang teratur, masih ada yang bisa masuk dari kanan ke kiri. Di pelabuhan ini sudah 1 jam lah,” katanya.

Dia mengatakan seharusnya petugas terkait dapat lebih menertibkan antrean yang ada. “Harapan saya sih pas masuk di pintu gerbangnya ini bisa tertib lah ya. Dari belakang sudah diatur jalurnya,” harapnya.

Baca Juga:   Tegas, Akhirnya Pemkot Tutup Cafe Tokyo Space

Pemudik lainnya, Supri dari Pringsewu menuju Jawa Barat mengatakan dirinya sudah mengantre di dermaga pelabuhan sejak pukul 11.00 dan sampai pukil 14.00 belum masuk kedalam kapal.

Dia pun tidak mengetahui mengapa kendaraannya diarahkan ke kantong parkir dan diminta menunggu. “Tidak tahu alasannya, disuruh nunggu,” jelasnya.

Kapolri Jendral Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, berdasarkan grafik perjalanan arus balik mulai dari 2-3 hari ini, terus mengalami peningkatan. Bermula dari 15 ribu orang, kemudian naik menjadi 16 ribu orang. Lalu naik lagi hingga 31 ribu orang.

“Kemungkinan malam hari ini akan terus meningkat. Mungkin bisa sampai 40 ribu orang,” ungkap Sigit, Sabtu (7/5).

Menurutnya, adanya peningkatan arus balik ini, pihaknya akan mengecek bagaimana skema untuk persiapan menghadapi puncak dari arus balik, dari mulai mengatur rest area sebagai tempat untuk menampung manakala terjadi kepadatan di dermaga,
Sampai dengan menambah jumlah dermaga, jadi 7 dermaga di bakauheni.

“Kemudian ditambah lagi dengan dermaga yang ada di panjang dan di BBJ. Saya kira dengan rekayasa yang ada ini, tentunya kita harapkan menghadapi puncak arus balik di wilayah bakauheni ini bisa melakukan rekayasa dengan baik sehingga kemacetan yang kemarin sempat terjadi di pelabuhan merak, untuk di pelabuhan bakauheni ini bisa kita dihindari,” bebernya.

Dia menjelaskan, ada beberapa skema yang akan diterapkan, seperti hijau kuning dan merah. Dimana Merah artinya sudah sangat padat dan hijau masih situasi aman. “Kalau sekarang ini masih hijau. Kita berharap ini bisa bertahan terus,” ucapnya.

Baca Juga:   Gedung SMPN 1 Krui Terus Disorot, Pembangunan Dinilai tak Maksimal

Untuk wilayah timur yang akan kembali ke barat, sambung Sigit, tentunya juga akan mengalami hal yang sama. Dirinya juga akan meninjau wilayah itu. Namun beberapa upaya-upaya terus dilakukan, mulai dari melaksanakan contraflow, merubah sistem one way termasuk titik dari kali kangkung sampai dengan km 3500.

“Semua akan kita siapkan dan akan terus kita lakukan pengecekan dan evaluasi sehingga semuanya bisa berjalan dengan baik dan betul-betul bisa diberikan pelayanan terkait dengan arus balik. Tentunya di jalur-jalur alternatif saya minta untuk polri menempatkan personel-personel sehingga di jalur alternatif yang mungkin terdampak ada pengecekan kegiatan one way,” katanya.

Terpisah, Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, mendampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meninjau arus balik di Pelabuhan Bakauheni dan Pelabuhan Panjang, Sabtu (7/5/2022).

Gubernur Lampung juga mengikuti rapat koordinasi penanganan arus balik bersama Kapolri dan Menhub RI di Pos Terpadu Bakauheni. Hadir juga dalam rakor tersebut, Pejabat Ditjend Perhubungan Darat Kemenhub, Kapolda Lampung Irjen Pol. Hendro Sugiatno dan, Pejabat Polda Lampung, Dirut ASDP, pejabat Basarmas, pejabat BMKG.

Menhub Budi Karya Sumadi, usai Rakor mengatakan, kegiatan hari ini adalah wujud kolaborasi sinergi konsistensi yang dilakukan Pemerintah. Menhub Menegaskan mendapat dukungan yang luar biasa dari stakeholder, khususnya dari Kapolri.

Baca Juga:   Persoalan TGR RSUDAM Jadi Atensi Khusus

Kemenhub juga telah melakukan upaya-upaya maksimal, baik itu meneliti, mensimulasi, memberikan suatu cara bertindak (CB), mengkoordinasi, mengontrol, dan menambah sarana prasarana untuk memperlancar arus mudik dan balik.

“Saya pikir apa yang kita lakukan ini luar biasa, ini tidak lain perintah Presiden pada kami pada saat rapat, layani masyarakat dengan baik, ” Kata Menhub.

Di Bakauheni sendiri, tambahnya, ada 7 dermaga, ada 63 kapal. Begitu juga yang ada di Semarang – Jakarta dilakukan suatu rekayasa lalulintas yaitu ganjil genap.

Namun, dari data yang telah di cek, baru pulang itu ada sekitar 40 persen. Ada 60 persen yang belum bergerak dari sumatera ke jawa dan dari semarang ke Jakarta, hampir sama.

Menhub juga mengatakan, agar seyogyanya para pemudik menunda kepulangan ke Jakarta atau jawa. “Tundalah hari senin, Selasa, atau Rabu. Toh pemerintah juga sudah memberikan hak cuti. Pemerintah juga sudah memberikan ijin kepada anak-anak kita untuk daring,” ujarnya.

“Tapi saya yakin, pak Kapolri dan tim, saya dengan Kapolda Lampung, Banten, Jabar, Jateng Jatim sangat cair, setiap saat kita bisa turun. Ini menunjukkan arahan Pak Kapolri agar kita bisa melakukan sinergi dengan baik,” katanya. (yud)