Pantau Gajah Liar, Warga Bangun Rumah Pohon

  • Bagikan
Warga Pekon Bumi Hantatai membangun rumah pohon untuk memudahkan dalam memantau kawanan gajah yang kerap meneror warga setempat. Foto Dok TNBBS resort Suoh

RADARLAMPUNG.CO.ID–Warga Pekon Bumi Hantatai Kecamatan Bandanegeri Suoh (BNS) Kabupaten Lampung Barat, yang juga tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Konflik Gajah d wilayah itu membangun rumah pohon untuk memantau pergerakan gajah liar.

Dibangunnya rumah pohon dengan ketinggian sekitar 12 meter tersebut mendapatkan apresiasi tersendiri dari Anggota DPRD Lambar Sugeng Hari Kinaryo Adi, Peratin Pekon Bumi Hantatai Syahruddin dan Kepala Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Resort Suoh Sulki, yang langsung mendatangi lokasi pembangunan dan menyampaikan apresiasi.


Sugeng—sapaan Sugeng Hari Kinaryo Adi mengungkapkan, pembangunan rumah pohon tersebut bertujuan untuk memudahkan pemantauan terhadpa pergerakan kawanan gajah yang kerap menjadi teror bagi warga di wilayah itu.

Baca Juga:   Ratusan Goweser Rayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kebun Raya Liwa

”Apalagi lokasinya memang berada di jalur perlintasan kawnan gajah, sehingga keberadaan rumah pohon tersebut akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi petugas baik dari TNBBS, maupun Satgas yang telah terbentuk untuk memantau kawanan gajah, sehingga bisa lebih meminimalisasi ancaman masuk ke permukiman,” ungkapnya.

Dikatakan, pembangunan rumah pohon tersebut dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, dan sebagai bentuk apresiasi pemerintah pekon dan dirinya memberikan sedkti bantuan untuk membantu proses pembangunannya.

”Saat ini rumah pohon tersebut sudah selesai, nantinya kalau petugas ingin memantau pergerakan gajah tentunya bisa lebih aman, terlebih rumah pohon tersebut berada di ketinggian 12 meter dan berada di pohon yang cukup besar dan kokoh,” ujarnya.

Baca Juga:   Tak Terdeteksi, Kelompok Gajah Bunga Masuk Perkebunan

Sementara itu Kepala TNBBS Resort Suoh Sulki menyampaikan apresiasinya atas kepedualian semua pihak dalam penanganan konflik gajah yang kerap terjad, bahkan ia langsung mendatangi rumah pohon tersebut. ”Terima kasih atas dukungan semua pihak yang peduli dengan gajah liar khususnya kepada Satgas Pekon dari dua Kecamatan, baik anggota DPRD, Polsek dan Koramil,” kata Sulki. (nop/wdi)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan