Pantau Harga Daging Sapi, Disperindag dan Satgas Pangan Turun ke Pasar

  • Bagikan
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Elvira Umihanni dan Satgas Pangan Pantau Stok dan harga daging sapi di pasar, Selasa (11/5). SUMBER FOTO DISPERINDAG LAMPUNG

RADARLAMPUNG.CO.ID – Cek harga dan ketersediaan daging sapi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lampung Elvira Umihanni bersama Kepala Dinas Peternakan Lampung Lili Mawarti dan Satgas Pangan mengunjungi Pasar Pasir Gintung, Selasa (11/5).

Kunjungan bertujuan untuk melihat secara langsung ketersedian harga daging sapi dan memantau penyebab kenaikan harga daging sapi di sejumlah pasar tradisonal yang mulai merangkak naik di angka Rp140-150 ribu per kg sejak kemarin dan hari ini.

Elvira Umihanni didampingi Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Mohammad Zimmi Skil menjelaskan, kenaikan harga daging sapi mulai terlihat dari para agen dan juga pengecer.

“Hari ini daging sapi cukup naik Rp140-150 ribu per kg, makanya kami langsung tinjau lapangan ke Pasir Gintung untuk memastikan ketersediaan daging dan jumlah ketersediaan di rumah potong hewan (Zbeef Indonesia),” ujar Zimmi, Selasa (11/5).

Baca Juga:   Gowes Bareng Bupati Musa Ahmad, Gubernur Pastikan Bangun Jalan di Lamteng 2022

Menurutnya, kenaikan harga daging sapi ini sering menjadi fenomena menjelang hari raya Idul Fitri dan pihak dinas terkait bersama satgas pangan siap untuk menstabilkan harga.

“Untuk stok dan ketersediaan bisa tanya langsung ke Dinas Peternakan yang mana Disperindag bersama dengan satgas dan dinas terkait kedepannya siap menstabilkan harga di seluruh wilayah di Lampung dengan operasi pasar,” ucapnya.

Usai mengunjungi Pasar Pasir Gintung, rombongan melanjutkan kunjungan ke rumah potong hewan yang ada di wilayah Kemiling untuk memastikan jumlah pemotongan sapi hidup dan harga dari rumah potong hewan (Zbeef Indonesia). “Semoga setelah lebaran harga daging sapi menurun dikarenakan permintaan menurun,” tuturnya. (pip/sur)



  • Bagikan