Parah! Dua Kakek Dilaporkan Cabuli Bocah

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Diduga melakukan tindakan asusila atau pencabulan anak di bawah umur, dua orang kakek yang berbesanan dilaporkan ke Polres Lampung Tengah.

Keduanya yakni Su (74) dan Man (84), warga Kampung Nunggalrejo, Kecamatan Punggur, Lamteng.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lamteng Eko Yuwono mengatakan, kedua kakek dilaporkan orang tua korban R, nama samaran yang masih berusia 8 tahun.

“Orang tua korban yang melaporkannya ke polisi. Berdasarkan keterangan korban dicabuli ketika sedang bermain di rumah kedua kakek tinggal. Di rumah ini  juga ada cucu kedua kakek yang seumuran dengan korban. Jadi biasa main,” katanya kepada radarlampung.co.id, Senin (30/4).

Terungkapnya kasus ini, kata Eko, korban cerita kepada orang tuanya. “Korban cerita kepada orang tuanya. Pernah dilakukan tak senonoh oleh kedua kakek. Orang tua korban sempat tak percaya. Akhirnya, kasus ini dilaporkan ke polisi,” ujarnya.

Baca Juga:   Hamdalah, 2.446 Pasien Covid-19 Lamtim Sembuh

Bahkan, kata Eko, korban juga bercerita dintimi. “Cerita korban sampe digituin. Kalau kejadiannya, korban lupa. Tapi sekitar April 2018,” ungkapnya yang akan melakukan pendampingan kepada korban yang mengalami trauma.

Dari keterangan kedua kakek yang besanan dan tinggal bersama anak-menantu serta dua cucunya ini, kata Eko, juga mengakuinya.

“Meski agak sulit berkomunikasi karena sudah tua, keduanya mengakui. Tapi ditanya apa benar diintimi, kedua kakek tak mengaku. Keduanya beralasan sudah faktor umur dan kejadiannya juga lupa,” katanya.

Dari keterangan kedua kakek yang besanan dan sudah ditinggal istri masing-masing ini, kata Eko, pihaknya tidak percaya begitu saja.

“Nggak percaya gitu aja keterangan kedua kakek. Kami butuh keterangan medis untuk meyakinkannya apakah tersangka masih berhasrat secara seksual lantaran usianya sudah lanjut. Kalau keterangan korban, saya rasa tidak bohong. Anak umuran segitu masih jujur dan polos,” ungkapnya. (sya/gus)




  • Bagikan