Partai Baru Sulit Lolos

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

radarlampung.co.id-Selain tidak memiliki basis massa yang mengakar, sentimen negatif terhadap blunder yang kerap dilakukan, menjadi pemantik sulitnya partai baru lolos electoral threshold.

Data hasil survei East Time On Schedule (ETOS) Institute misalnya, dari enam kota besar yakni Jakarta, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar dan Bandung, publik masih setia dengan partai-partai lawas seperti PDI Perjuangan, Golkar, PKB maupun Gerindra. Sementara Elektabilitas PSI (0,9%), Berkarya (0,5%), Garuda (0,2%), sementara Perindo (1,5%).


Direktur Infokom ETOS Institute Rahmat Shaleh mengatakan, dari survei yang dilakukan sejak 1Desember 2018 menunjukan politik lama seperti Golkar, PPP dan PDIP dikenal oleh 99 persen responden, pengecualian terjadi pada Partai Demokrat yang juga dikenal oleh 99 persen responden.

Lalu, untuk berada diurutan keempat ditempati oleh partai pimpinan Prabowo Subianto (Gerindra). Dalam survei tersebut, Gerindra memiliki suara sebanyak 96 persen responden.

Baca Juga:   Gubernur Lampung, Ancam Tutup Perusahaan yang Lakukan Pelanggaran

“Partai baru yang cukup cepat dikenal responden adalah Partai Perindo 81%, Berkarya 66% PSI 57%. Angka popularitas ketiga partai justru mengungguli tingkat popularitas partai terdahulu seperti PBB 67% dan PKPI 53%. Sedangkan Partai Garuda hanya dikenal oleh 3% responden saja,” ujarnya, kamis (21/3).

Bukan hanya dalam tingkat popularitas saja, PDIP juga unggul dari partai lain berdasarkan tingkat elektabilitas partai politik. PDIP dipilih oleh 21,2 persen responden, disusul oleh Gerindra 19,8 persen, Golkar 16,1 persen, Demokrat 14,9 persen, PKB 6,7 persen, NasDem 3,1 persen, PAN 2,9 persen, Perindo 2,6 persen, PKS 2,3 persen, PPP 2,1 persen, Berkarya 1,9 persen, PSI 1,7 persen, Hanura 1,6 persen, PBB 1,4 persen, PKPI 1,1 persen, Garuda 0,4 persen.

Baca Juga:   Perkara Korupsi, Mantan Pejabat Kota Metro Dituntut Pidana 1,5 Tahun

Jika batas ambang parlemen adalah 4 persen, maka hanya lima partai politik saja yang dipastikan lolos yakni PDIP, Gerindra, Golkar, Demokrat dan PKB. “Tapi jika margin error dari survei ini adalah 2,9 persen, maka amat mungkin muncul partai lain yang juga lolos dari ambang batas parlemen,” katanya.

Sementara itu, survei Kompas dengan margin of error +/- 2,2 persen, menunjukkan partai-partai seperti Nasdem, PPP dan PAN belum aman. Sebab, dengan elektabilitas Nasdem (2,6%), PPP (2,7), PAN (2,9), masih dalam rentang ancaman ketidaklolosan ambang batas parlemen 4%.




  • Bagikan