Pasca Ada Kericuhan, Pantai Tiska Diminta Tutup Sementara


RADARLAMPUNG.CO.ID – Polsek Panjang melayangkan surat ditujukan untuk manajemen pengelola objek wisata Pantai Tiska,Bandarlampung.

Surat tersebut berisi himbauan kepada jajaran manajemen Pantai Tiska, agar menutup operasional untuk sementara waktu.  Pantai Tiska akan ditutup sementara karena buntut terungkapnya Penjaga Pantai Ricuh Bawa Senjata tajam (sajam).





Kapolsek Panjang Kompol M Joni mengatakan, himbauan tertulis maupun lisan sudah disampaikan per tanggal 11 Mei 2022.
“Hanya himbauan agar ditutup sementara, sampai kondisi di sana benar benar kondusif,” kata Joni, Rabu (11/5).

Kendati demikian, lanjut Joni untuk pelaksanaan penutupan operasional pantai dilakukan oleh pihak manajemen.

Artinya, bukan dari pihak kepolisian yang melakukan penyegelan di sekitar lokasi tersebut. “Jadi bukan kita yang melakukan penyegelan. Kan ini bentuknya himbauan, tergantung manajemen kapan mulai menutup nya,” kata Joni.

Baca Juga:   Kapolsek Kemiling Resmi Berganti

Joni menambahkan, himbauan tersebut demi menjaga kondusifitas di wilayah Pantai Tiska pasca keributan dengan warga sekitar yang bertugas menjaga keamanan pantai.

Namun secara keseluruhan, Joni menilai kondisi Pantai Tiska sudah kondusif setelah keributan Terjadi pada Minggu (8/5) kemarin.
“Jangan sampai terjadi keributan lagi, sehingga kami himbau tutup untuk sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” kata Joni.

Joni menambahkan akan tetap melakukan pengawasan terhadap wisata Pantai Tiska tersebut dan akan dibuka kembali setelah situasi mulai kondusif. “Jadi ketika sudah kondusif nanti pantai akan dibuka kembali dan tetap melakukan pengawasan terkait masalah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Manager sekaligus investor Pantai Tiska, Iqbal mengaku telah menerima himbauan tersebut langsung dari pihak Polsek Panjang.

Baca Juga:   Kejati dan KPK RI Turut Monitor Temuan BPK Mengenai Pengelolaan Uang Anggaran Pemprov Lampung

Iqbal menyatakan, pihak manajemen akan mengikuti himbauan tersebut demi keamanan bersama.”Iya rencana hari ini akan kita tutup sampai beberapa hari kedepan,” kata Iqbal.

Menurutnya, himbauan tersebut perlu dilakukan agar lokasi Pantai Tiska benar benar aman dan kondusif. Itu juga demi menjaga kenyamanan bagi pengunjung Pantai untuk kedepannya. “Kita ikuti himbauan itu, sambil kita lakukan pembenahan sarana prasarana di Pantai Tiska,” kata Iqbal.

Iqbal juga membenarkan keterangan dari salah satu tersangka yang menyebutkan pembagian jatah makan kerap mengalami keterlambatan.

Jatah konsumsi makan siang yang biasa dibagikan pukul 12.00 WIB, molor sampai pukul 15.00 WIB sehingga diduga memicu keributan. “Itu dikarenakan adanya kelalaian dari pihak manajemen, yang seharusnya bisa membagikan hak mereka tepat waktu,” kata Iqbal. (gie/ang)

Baca Juga:   Karyawan Toko Ini Kuras Uang Minimarket, Digunakan untuk Beli Motor dan Foya-foya