Pasca Disetrum Listrik, Begini Kondisi Warga Kalianda Memprihatinkan!

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Dede Suhendar (28) korban tersengat aliran listrik hanya dapat terbaring diatas ranjang ruang Gelatik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUDAM) Abdul Moeloek Provinsi Lampung, dan menjalani perawatan secara intensif karena kondisi kedua tangannya hilang akibat diamputasi.

Berdasarkan pantauan radarlampung.co.id, terlihat kedua tangan pemuda tersebut yang telah diamputasi dipasang perban dan kedua kakinya juga dipasang perban akibat luka tersengat listrik yang dialami saat memasang bajaringan.

Dengan ditemani kedua orangtuanya dan adiknya, sesekali terlihat kedua mata Dede berkedip namun belum dapat bicara sepata kata pun, kemungkinan dirinya hanya dapat menahan rasa sakit jadi hanya dapat tertidur.

Dan terlihat Yahya (38) ibu korban memperbaiki sarung yang menutupi tubuh putranya sambil mengipaskan menggunakan satu buah buku. Sementara itu, Hasanudin (55) ayah korban seperti tak ikhlas atas peristiwa yang merenggut kedua tangan putranya itu.

Baca Juga:   RSUD Dadi Tjokrodipo Bakal Jadi RS Khusus Covid-19

Yahya ibu korban mengatakan, pasca kejadian putranya sudah menjalani perawatan di RSUDAM kurang lebih selama dua minggu dan kondisi luka dibagian kedua tangannya masih terlihat mengeluarkan darah.

“Anak saya kesehariannya bekerja sebagai pemasang bajaringan gitu, dia belum punya istri. Tapi, dengan adanya kejadian ini saya kasihan lihatnya. Kalau dari pemilik usaha sudah kasih bantuan duit Rp1 juta, dan sering kesini jenguk bawa makanan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Dede Suhendar (28) warga Jalan Basisir, Desa Cugung, Kecamatan Rajabasa Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, harus kehilangan kedua tangannya akibat kecelakaan kerja yang dialami di Desa Sukatani, Kalianda, Lampung Selatan, pada Selasa, (10/4) lalu. (ndi/ang)




  • Bagikan