Pasca Ditertibkan, Lantai II BK Masih Sepi

  • Bagikan
Suasana pasca penertiban PKL di Jl. Bukit Tinggi dan Jl. Batu Sangkar, Senin (3/1). Foto Prima Imansyah Permana/Radarlampung.co.id 

Dinas PU Akan Aspal Eks Lapak PKL

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pasca pembongkaran lapak pedagang kaki lima (PKL) di Jl. Bukit Tinggi dan Jl. Batu Sangkar, pada Kamis (30/12) lalu.



Terpantau, pada Senin (3/1) sekitar pukul 10.40 WIB lokasi yang semula ditumpuki sisa-sisa matrial lapak kini telah bersih.

Terparkir satu unit truk milik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Bandarlampung di tepi Jl. Bukit Tinggi. Juga terdapat satu konteiner sampah.

Lokasi tersebut tampak mulai digunakan menjadi tempat parkir kendaraan meski belum diaspal.

Baca Juga:   Sebabkan Banjir, Warga Sukabumi Indah Minta Pemkot Buat Drainase di Jl. P Tirtayasa

Namun, masih terdapat pedagang menggunakan gerobak berdagang duku dan pedagang bunga plastik di samping pagar Bank Mandiri.

Saat memantau ke Lantai II Pasar Bambu Kuning (BK), ruko-ruko tertutup seolah masih kosong, dan tertempel kertas bertuliskan disewakan serta dijual.

Padahal, lantai tarsebut merupakan lokasi relokasi PKL Jl. Bukit Tinggi.

Di lantai II, masih terdapat banyak pedagang yang mayoritas merupakan pedagang pakaian maupun penjahit.

Sedangkan untuk lantai tiga hanya terdapat kantor bertuliskan UPT Pasar Bambu Kuning Trade Centre.

Baca Juga:   Mulai 2 Februari, Berikut Tujuh Titik Lokasi Bazar Murah Pemkot

Tidak ada sama sekali pedagang yang berdagang di Lantai III tersebut, hanya ada lantai luas berbalut keramik putih yang mulai kusam.

Pelapon yang terbuat dari triplek pun mulai terlihat ambrol.

Salah satu pedagang di Lantai II yang enggan disebutkan namanya, mengaku kios di lantai tersebut masih banyak kosong, lantaran terdampak pandemi Covid-19.

Begitu juga disinggung terkait PKL yang direloksi ke lantai tersebut.

“Ya sepi, gak ada yang mau (PKL,red) ini karena pandemi, kalau sebelum pandemi ramai yang berdagang dan ada saja yang membeli,” ujarnya saat tengah mengambil barang dari dalam kiosnya.

Baca Juga:   Perwali Penyesuaian Tarif KIR Sampai ke Meja Wali Kota, Ini Bocoran Tarifnya

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Iwan Gunawan mengatakan, pihaknya sesegara mungkin akan mengaspal jalan bekas lapak PKL.

Sedangkan untuk pembuatan trotoar dan drainase telah masuk program kerja Dinas PU.

“Kalau aspal sesegara mungkin kita aspal, sedangkan untuk pembuatan trotoar dan drainase sudah masuk program kerja kita,” ucapnya. (pip/sur)






  • Bagikan