Pasien Covid-19 di RSUDAU Terus Bertambah, Oksigen Mulai Terbatas, Ruang Bedah jadi Ruang Isolasi

  • Bagikan
DR. IMAN HENDARMAN, SP.A, M.KES

RADARLAMPUNG.CO.ID- Meski hingga saat ini kebutuhan oksigen untuk pasien terpapar Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Alimuddin Umar (RSUDAU) masih terpenuhi, namun stok perharinya mulai terbatas. Hal ini dikarenakan jumlah pasien yang terus beetambah sejak beberapa hari terakhir.

Direktur RSUDAU dr. Iman Hendarman, Sp. A, M. Kes., mengungkapkan, saat ini untuk ruang isolasi tekanan negatif telah terisi sebanyak 13 pasien dari 14 bad (tempat tidur) yang disiapkan. Selanjutnya, ruang bedah yang kini telah disulap menjadi ruang isolasi dari 33 bad yang disediakan telah terisi sebanyak 14 pasien sehingga total pasien yang dirawat di RSUDAU setempat saat ini sebanyak 27 pasien.

Baca Juga:   Ombudsman Soroti Call Center Posko Covid-19 Slow Respon, Ini Tanggapan Satgas Lampung

“Kalau pasien terkonfirmasi Covid-19 terus bertambah, maka tentunya yang akan menjadi kendala masalah ketersediaan oksigen, karena sekarang ini meski masih bisa terpenuhi namun jumlahnya terbatas, ” ungkap dokter spesialis anak tersebut.

Terkait dengan stok oksigen, kata Iman, kendalanya saat pembelian di Lampung Tengah dimana yang biasanya hanya antre selama sekitar satu jam kini bisa empat hingga lima jam. Namun pihaknya telah mensiasati dengan menambah armada dan tabung.

“Kalau biasanya kita melakukan pembelian dengan menggunakan satu armada itu sebanyak 40 tabung, sekarang sudah ada dua armada yang setiap hari berangkat ke Lampung Tengah dengan masing-masing membawa 35 tabung, itu kenapa sampai sekarang untuk kebutuhan oksigen masih terpenuhi, tetapi tidak tahu kalau misalnya jumlah pasien terus bertambah, ” ujarnya.

Baca Juga:   Dua Hari Tambah 87 Kasus, Terbanyak Dari Kebuntebu dan Belalau

Sementara, penggunaan ruang bedah sebagai ruang isolasi menurutnya itu dikarenakan jumlah bad lebih banyak dibandingkan dengan ruang klas I yang sebelumnya digunakan sebagai ruang isolasi.

“Untuk ruang klas I saat ini dalam proses pembersihan dan disterilkan, akan digunakan untuk apa, kita lihat nantinya, apakah untuk ruang bedah atau tetap nantinya tetap dijadikan sebagai ruang isolasi, ” imbuhnya. (nop/wdi)




  • Bagikan