Pasien Positif Covid-19 Asal Tanggamus Meninggal, 38 Orang Rapid Tes

  • Bagikan
Juru bicara penanggulangan Covid-19 Tanggamus dr. Eka Apriyanto didampingi Kepala Dinas Kesehatan Taufik Hidayat memberikan keterangan terkait warga positif Covid-19 yang meninggal, Kamis malam (21/5). FOTO EDI HERLIANSYAH/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Tanggamus tidak lagi masuk zona hijau virus Corona. Warga Pulaupanggung yang meninggal dunia Minggu (10/5) lalu, positif Covid-19.

Juru bicara tim penanggulangan Covid-19 Tanggamus dr. Eka Apriyanto mengatakan, pasien berusia 69 tahun itu memiliki riwayat perjalanan ke Gowa.


Pada 22 Maret, pasien batuk dan badan panas,” kata Eka dalam keterangan pers yang disampaikan di Sekretariat Penanggulangan Covid-19, Kamis malam (21/5).

Tindakan farmalogis yang dilakukan adalah pengobatan simtomatis sesuai keluhan. Kemudian tindakan non farmakologis berupa edukasi dan isolasi mandiri selama 14 hari di rumah.

Eka menuturkan, pada 7 April, waktu isolasi mandiri selesai. Empat hari berikutnya, pasien mengeluh sesak nafas saat melakukan aktivitas ringan. Ia kemudian dibawa ke RS Panti Secanti Gisting berdasar rujukan puskesmas, dengan diagnosa CHF.

Baca Juga:   Diduga Lantaran Bersenggolan, Mobil Pick Up Dirusak

“Tanggal 12 April, pasien dirawat di RS Panti Secanti dengan diagnosa CHF dan TB Paru. Kemudian 15 April, dilakukan rapid tes dengan hasil nonreaktif,” sebut dia. Keesokan harinya, terus Eka, pasien diperbolehkan pulang dan rawat jalan.

Lalu pada 2-8 Mei, ia menjalani perawatan di RS Mitra Husada Pringsewu dengan keluhan sesak nafas, diagnosa CHF dan TB Paru.

“Pada 3 Mei, dilakukan rapid tes di RS Mitra Husada dan hasil nonreaktif. Lalu dilanjutkan pemeriksaan Swab,” urai Eka.

Dilanjutkan, pada 8 Mei, pasien dalam kondisi perbaikan dan diperbolehkan pulang. Namun dua hari kemudian, ia meninggal dunia di rumah.

Sementara berdasar hasil pemeriksaan tes Swab, Kamis (21/5), pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Baca Juga:   Semester Satu 2021, Investasi Lampung Capai Rp8,79 Triliun

Terkait hasil pemeriksaan tersebut, tim penanggulangan Covid-19 Tanggamus telah melakukan sejumlah langkah. Di antaranya tracking perjalanan pasien.

“Jumat (22/5), tim akan melakukan rapid tes kepada 38 orang yang sempat kontak dengan pasien,” kata Eka.

Direktur RSUD Batin Mangunang dr. Dian Eka yang juga hadir dalam konferensi pers mengungkapkan, sesuai tahapan, usai rapid tes, akan dilakukan tes Swab.

“Untuk Swab, kemungkinan akan dilakukan terhadap keluarga pasien positif Covid-19,” sebut Dian dalam konferensi pers yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Tanggamus Taufik Hidayat, Kepala BPBD Ediyan M. Toha serta sejumlah pejabat tersebut. (ehl/ais)




  • Bagikan