PATB Padi Inbrida di Lamteng 3.080 Ha

  • Bagikan
FOTO DOK. DISKOMINFO LAMTENG

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sebagai salah satu lumbung pangan nasional di Lampung, Lampung Tengah memiliki luas lahan padi 79.664 hektare yang erdiri atas sawah irigasi, rawa lebak, pasang surut, dan sawah tadah hujan. Kemudian lahan tegal atau kebun seluas 137.580 hektare.

Sekretaris Dinas Pertanian dan TPH Lamteng Edy Daryanto menyatakan, bantuan pemerintah pusat untuk perluasan areal tanam baru (PATB) padi inbrida seluas 3.080 hektare. “Bantuan benih jagung untuk 8.000 hektare dan bantuan benih padi inbrida untuk 4.307 hektare,” katanya.


Program PATB padi di Lamteng, kata Edy, merupakan pengembangan padi gogo. “Pengembangan padi gogo yang lahan tersebut sebelumnya ditanami ubi kayu dan sawit. Bantuan diberikan kepada 73 kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Buminabung 680 hektare, Bandarmataram 461 hektare, Anaktuha 560 hektare, Rumbia 1.055 hektare, dan lahan register 47.304 hektare,” ujarnya.

Baca Juga:   Sapi Wagyu Juga Akan Dikembangkan di Lamteng

Paket bantuan yang diberikan, kata Edy, herbisida 3 liter per hektare, fungsida 1 liter per hektare, benih 40 kg per hektare, pupuk hayati 4 liter per hektare, dan pupuk NPK 200 kg per hektare. “Juga ada bantuan olah tanah Rp112.500 per hektare di Kecamatan Anaktuha dan Buminabung serta bantuan tanam Rp500.000 per hektare di Kecamatan Anaktuha dan Buminabung,” ungkapnya.

Selain mendapatkan bantuan secara individu, kata Edy, kelompok tani juga mendapatkan sarana pendukung lainnya. “Yakni sumur bor dan pompa di 39 kelompok tani dengan nilai bantuan per kelompok Rp32.500.000, pompa air di 34 kelompok tani dengan nilai bantuan per kelompok Rp6.000.000,” paparnya. (sya/sur)




  • Bagikan