Patut Dicontoh, Isi Ulang Tabung Oksigen Bayar Sukarela

  • Bagikan
Pekerja saat melakukan pengisian tabung oksigen di toko kesehatan Griya Medika di jalan Raden Intan Tanjungkarang pusat, Bandarlampung, Selasa (3/8). Toko kesehatan Griya Medika menerapkan sistem pembayaran secara sukarela atau seikhlasnya bagi para warga yang melakukan isi ulang oksigen medis untuk bagi penderita Covid-19 yang isolasi mandiri. Foto M. Tegar Mujahid/ Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID – Sejak kasus Covid-19 naik, kebutuhan akan oksigen juga bertambah. Masyarakat pun mengaku hingga kini kesulitan untuk mendapatkan isi ulang tabung oksigen.

Bersyukur, Toko kesehatan Griya Medika berlokasi di Jalan Raden Intan nomor 47 E, Tanjungkarang pusat Bandarlampung menyuplai isi tabung oksigen untuk pasien positif Covid-19 yang membutuhkan.


Pemilik Griya Medika Fahru Rozi mengatakan, pengisian tabung oksigen bayar sukarela atau seikhlasnya, bagi penderita Covid-19 yang isolasi mandiri. Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang kesulitan mencari tabung oksigen.

Program ini bermula saat pihaknya mempunyai pengalaman temannya yang meninggal dunia, karena Covid-19 dan kekurangan tabung oksigen. Sehingga dirinya tergerak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan tabung oksigen.

Baca Juga:   Perempuan dan Anak Dapat Laporkan Masalah Melalui Simfoni

“Kami juga ingin membantu pemerintah, dalam mengatasi masa pandemi Covid-19 ini. Jadi ini yang kami bisa bantu bagi masyarakat yang membutuhkan, kami sediakan satu tabung oksigen satu orang ukuran satu meter kubik,” kata Fahrul Rozi saat ditemui awak media, Selasa (3/8).

Dalam sehari, tempat usaha yang mulai dibuka pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB ini, mampu menyediakan minimal lima tabung oksigen ke masyarakat. Program bayar sukarela atau seikhlasnya ini sudah dibuka sejak empat hari ini, dengan harapan kedepannya pasokan bisa tetap terjaga.

“Saya tidak pernah menghitung pembayaran ini, karena sifatnya memang sukarelawan. Kami berharap para pengusaha lain bisa turut membantu hal ini, terutama jika ada rekan yang mau bergerak, bisa dibuatkan posko darurat oksigen 24 jam,” ujar Fahru Rozi.

Baca Juga:   Ombak Tinggi, Pariwisata di Pantai Sepi Pengunjung

Sementara itu, warga gedong tataan, Pesawaran, Lampung, Wahyu, mengaku, dengan adanya pengisian oksigen dengan membayar sukarela ini sangat membantu. “Dapat dari media sosial dan grup WhatsApp tadi, sudah mencari-cari di Sukarame dan Way Halim ada 15 tempat tapi tidak dapat, dengan pembayaran sukarela ini sangat membantu, karena untuk yang bayar saja sulit ,” ungkap Wahyu. (gar/ang)




  • Bagikan