PDI Perjuangan Ambil Sikap Terkait Herman H.N

  • Bagikan
Wakil Ketua Bidang Politik dan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Lampung Endro S. Yahman.
Wakil Ketua Bidang Politik dan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Lampung Endro S. Yahman.

Radarlampung.co.id – DPD PDI Perjuangan Lampung menyatakan akan bersikap terkait berpindahnya Ketua Satgas Cakra Buana Herman H.N. yang kini sudah resmi menjadi Ketua DPW Partai NasDem Lampung.

Wakil Ketua Bidang Politik dan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Lampung Endro S. Yahman mengatakan, berdasarkan informasi di media massa, cetak, dan elektronik saat ini Herman H.N. pun sudah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai NasDem sejak akhir September 2021.


Artinya, kata dia, mantan Wali Kota Bandarlampung dua periode tersebut otomatis gugur dari keanggotaan PDI Perjuangan.

“Gugur dengan sendirinya sudah bukan kader PDI Perjuangan. Hal ini karena saudara Herman H.N. telah melanggar Anggaran Dasar (AD) PDI Perjuangan pasal 22, bahwa kader/anggota PDI Perjuangan dilarang menjadi anggota Partai lain,” katanya.

Dijelaskan dia, DPD PDI Perjuangan Lampung segera mengusulkan kepada DPP untuk menerbitkan surat pemecatan terhadap Herman H.N. dari keanggotaan PDI Perjuangan. “Megutip pidato Bung Karno: Satyam Eva Jayate (Akhirnya kebenaranlah yang menang) Merdeka!,” jelasnya.

Baca Juga:   Golkar Lamsel: Indonesia Maju dan Sejahtera Dibawah Kepemimpinan Airlangga Hartarto

Diketahui, Herman H.N. resmi telah menjabat Ketua DPW Partai NasDem Lampung. Hal itu terungkap pada penyerahan SK oleh Ketua DPP Partai NasDem Taufik Basari (Tobas) di kantor DPW setempat, Jumat (8/10).

Mantan Wali Kota Bandarlampung dua periode itu pun sudah memiliki KTA NasDem per tanggal 30 September 2021. Ini sesuai dengan yang terpampang pada KTA Digital dari htpp://digital.nasdem.id . Tertera atas nama Drs. H. Herman Hasanusi, M.M., dengan nomor kartu 2015 1011 1911 4566 diteken langsung oleh Surya Paloh.

Kemudian posisi Ketua DPW merujuk pada SK DPP NasDem  nomor: 176/KPTS/DPP-NASDEM/IX/2021 30 September 2021.

Tobas mengatakan, Herman H.N. bukan merupakan sosok baru bagi NasDem. Di mana, NasDem juga salahsatu pengusung di dalam dua kali Pilwakot Bandarlampung yang juga dimenangkan oleh suami dari Eva Dwiana itu.

“Sejak itu kita sudah komunikasi aktif dengan pak Herman. Jadi bukan orang baru dan baru tahu. Kami mengetahui bagaimana karakter beliau,” ujarnya.

Baca Juga:   HUT Ke-57 Partai Golkar, Bersatu untuk Menang !

Memang, kata dia, ketokohan salahsatu indikator kenapa NasDem meminag Herman menjadi Ketua DPW. Pun melihat saat Herman kerja sebagai Wali Kota Bandarlampung dalam kurun waktu 10 tahun.

“Pak Herman tokoh yang benar-benar terjun langsung ke masyarakat. Kami tidak ragu dengan pak Herman. Saya kira memang pak Herman merupakan sosok pemimpin yang dibutuhkan masyarakat,” katanya.

Herman H.N. akhirnya buka auara terkait perpindahannya ke Partai NasDem. Dia mengatakan memang sudah malang melintang di PDI Perjuangan. Namun, nuraninya hingga kini masih ingin terus berkarya dan tidak bisa diam.

“Saya tidak bisa diam. Saya ingin berkarya. Situasi saya (Di PDI Perjuangan) tidak ada kesempatan. Bagaimana saya membantu rakyat kalau saya tidak ada kesempatan. Saya ingin berkarya bagaimana melayani rakyat dengan baik,” kata dia, saat penyerahan SK Ketua DPW NasDem Lampung ke dirinya di kantor DPW setempat. (abd/sur)




  • Bagikan