PDIP Lampung Beber Alasan Pergantian Mingrum

  • Bagikan

Radarlampung.co.id – DPD PDI Perjuangan Lampung akhirnya memberikan keterangan resmi terkait digesernya Mingrum Gumay sebagai Sekretaris DPD.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung Bidang Komunikasi Politik, Yanuar Irawan mengatakan, pergantian dalam organisasi adalah hal yang lumrah, termasuk di PDI Perjuangan.



Dimana, dia menjelaskan alasan pergantian tersebut adalah agar memfokuskan tugas di masing-masing personal baik Mingrum sebagai Ketua DPRD Lampung maupun Sutono sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung.

“Hal yang biasa dalam organisasi adanya pergantian jabatan. Yang jelas, alasannya untuk fokus. Karena tahun depan kita sudah masuk tahun politik. Giat di tahun depan itu cukup padat. Sehingga pak Mingrum dibantu tugasnya oleh pak Sutono. Dia mantan Sekda, sudah mumpuni, makanya dia ditunjuk. Kebetulan Sutono sudah ikut diklat dan banyak waktunya. Semua menerima dengan lapang dada dan mensupport,” ujarnya, Senin (29/11).

Ketua Komisi V DPRD Lampung ini melanjutkan, posisi Mingrum akan tetap sebagai Ketua DPRD Lampung. Alasannya, kata Yanuar, Mingrum tidak memiliki cacat dalam menjalankan tugas fungsi sebagai Ketua DPRD Lampung. “Posisi ketua tetap bang Mingrum. Sebab tidak pernah mendapat sanksi dan teguran. Saya tegaskan ini semata-mata hanya penyegaran organisasi saja kok,” jelasnya.

Lantas bagaimana dengan posisi Ketua DPRD yang berasal dari pimpinan partai, dia menjelaskan ketentuan KSB (ketua, sekretaris, bendahara) kemungkinan prioritas saat usai hasil pileg saja.

Namun, saat ini kepemimpinan sudah berjalan. “Iya awalnya KSB, tapi kan sudah separuh jalan. Ketua DPRD ini ada di struktur strategis. Tapi kalau sudah separuh jalan enggak ada masalah kok,” terangnya.

Yanuar juga menampik adanya perpecahan di internal partainya. “Enggak ada perpecahan menyusul keputusan ini. Baik di DPD maupun DPC. Jika sudah menjadi keputusan, tentunya tegak lurus harus atas keputusan partai itu. Saya tegaskan ini bukan karena ada kesalahan. Kalau ada kesalahan itu prosesnya panjang. Diberikan peringatan dulu dan sebagainya. Ini hanya pembagian tugas saja,” kata dia.

Lantas bagaimana dengan nasib fraksi di DPRD Lampung? Yanuar bilang, sejauh ini belum ada pembahasan terkait perombakan fraksi. “Sampai saat ini belum. Posisi fraksi pun aman. Begitu pun dengan struktur di DPD. Nanti preogratif Ketua,” ujarnya. (abd/wdi)






  • Bagikan