Pedagang di Pasar Minggu Negeri Ratu Ngambur Pindah

  • Bagikan
Pedagang di Pasar Minggu Negeri Ratu Ngambur Pindah
Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) bersama stakeholder terkait, melakukan penertiban pedagang yang ada di lokasi Pasar Minggu lama untuk direlokasi ke tempat yang baru atau bangunan baru Pasar Minggu milik Pemkab setempat di Pekon Negeri Ratu Ngambur Kecamatan Ngambur, Minggu (9/1). foto dokumen Satpol PP-Damkar Pesbar

RADARLAMPUNG.CO.ID— Puluhan personel Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) melakukan penertiban pedagang yang ada di lokasi Pasar Minggu lama untuk direlokasi ke tempat yang baru atau bangunan baru Pasar Minggu yang ada di Pekon Negeri Ratu Ngambur Kecamatan Ngambur, Minggu (9/1).

Plt.Kasatpol PP-Damkar Kabupaten Pesbar, Cahyadi Moeis, mengatakan, penertiban pedagang itu berdasarkan surat permintaan pemindahan Pasar Minggu yang lama ke bangunan pasar Minggu yang baru yang berada di lokasi Pekon Negeri Ratu Ngambur tersebut.



“Kita membantu melakukan pengamanan proses relokasi pasar Minggu, sehingga pedagang di pasar lama bisa pindah ke bangunan baru pasar Minggu yang merupakan pasar Pekan milik Pemkab Pesbar tersebut,” katanya.

Dijelaskanya, dalam penertiban pedagang tersebut pihaknya menyiapkan 30 personel Satpol PP, selain itu juga melibatkan gabungan dari pihak Kepolisian, TNI dan terkait lainya. Sebelum pelaksanaan penertiban, pada Sabtu (8/1) sekitar pukul 11.00 Wib, rombongan personel Satpol PP setempat juga telah lebih dulu datang kelokasi Pasar Minggu tersebut untuk berkoordinasi dengan Camat, Peratin, pengurus Pasar beserta seluruh pihak terkait.

“Kami juga telah melakukan musyawarah terkait pemindahan Pasar Minggu lama menuju pasar Minggu yang baru. Dan menghasilkan kemufakatan dimana seluruh jajaran yang terkait menyetujui adanya pemindahan lokasi pasar tersebut,” jelasnya.

Masih kata dia, sekitar pukul 06.00 Wib, Minggu (9/1) petugas Satpol PP melakukan pengecekan lokasi pasar Minggu yang lama dan disana tidak dijumpai lagi pedagang yang menggelar dagangannya di sepanjang jalan seperti biasanya. Dan sekitar pukul 07.00 Wib, juga melakukan pengecekan lokasi pasar Minggu yang baru dengan mengelilingi pasar yang baru.

“Dalam pelaksanaan penertuban pedagang tersebut tidak ada kendala dan berlangsung kondusif. Dengan dilaksanakannya penertban itu mudah-mudahan tidak lagi terjadi kesemrawutan saat digelar pasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Perdagangan pada Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopdag) Pesbar, Suparmi, mengatakan bahwa, dalam pemindahan Pasar Minggu lama ke lokasi bangunan Pasar Minggu baru yang merupakan pasar milik Pemkab Pesbar itu berlangsung kondusif, dan pasar tersebut juga mulai beroperasi Minggu hari ini (9/1). Sehingga, tidak ada lagi pedagang yang berjualan di pasar Minggu yang lama.

“Kita tentu berharap dengan adanya bangunan pasar baru tersebut benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh pedagang, dengan fasilitas yang tersedia. Karena bangunan pasar yang baru saat ini tentu salah satunya untuk memberikan kenyamana baik pedagang maupun pembeli,” jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Bengkunat, AKP. Suhairi, mendampingi Kapolres Lampung Barat (Lambar) AKBP Hadi Saepul Rahman, menyampaikan dalam pelaksanaan penertiban pedagang di pasar itu berlangsung kondusif dan tidak terkendala.

“Kita tentu berharap masyarakat bak pedagang maupun pembeli serta pihak terkait lainnya untuk terus bersama-sama menjaga kondusifitas pasar Minggu yang ada di wilayah ini,” pungkasnya.(yan/rnn/wdi)






  • Bagikan